Selain harus menahan rasa kasihan, gadis yang akrab disapa Bunga ini juga harus siap menahan amarah ketika menerima kata-kata kasar atau sampai dilempari botol minuman oleh masyarakat yang melakukan unjuk rasa.
Saat ini, gadis yang memiliki cita-cita sebagai dosen ini, sudah jarang ditugaskan untuk melakukan pengamanan atau tugas penertiban PKL. Dirinya lebih sering bertugas sebagai staf dan juga piket di kantor wali kota untuk menerima tamu kedinasan.
Bunga masih memendam keinginannya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dia ingin melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan manajemen bisnis. "Pengen kuliah lagi, rencananya tahun depan. Jadi sambil bekerja dan tetap kuliah," ucapnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.