Share

Presiden Baru Korsel Tak Ingin Perang dengan Korut

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Kamis 11 Mei 2017 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 11 18 1688495 presiden-baru-korsel-tak-ingin-perang-dengan-korut-a8oX83ShiF.jpg Presiden terpilih Korsel dari Partai Demokrat Liberal, Moon Jae-in. (Foto: WIONS)

SEOUL - Rakyat Korea Selatan (Korsel) kini tengah bersuka cita dengan terpilihnya Moon Jae-in sebagai presiden baru mereka. Mengawali langkah sebagai Presiden korsel, Moon menjanjikan sejumlah kebijakan termasuk perbaikan hubungan dengan musuh bebuyutan mereka Korea Utara (Korut).

Membuat hubungan Korsel-Korut menjadi lebih baik bahkan menjadi agenda utama Moon. Ia sangat serius untuk mewujudkan misi ini. Tak tanggung-tanggung, pria berusia 64 tahun itu menyatakan siap bertemu langsung dengan Kim Jong-un di Korut jika hal itu dapat membawa perdamaian yang bertahan lama di Semenanjung Korea.

Mantan pengacara hak asasi manusia itu memang mengharapkan kedua Korea tidak terlibat dalam peperangan senjata. Dan untuk mencegah hal ini, Moon berniat mengakhiri konflik dan mendorong denuklirisasi melalui pendekatan dialog. Tak hanya siap menginjakkan kakinya di Pyonyang, Moon juga mengaku siap bepergian ke berbagai belahan dunia untuk membawa penyelesaian yang damai untuk program nuklir dan rudal balistik Korut.

“Saya bersedia pergi kemana pun untuk perdamaian di Semenanjung Korea jika dibutuhkan. Saya akan segera terbang ke Washington, saya akan pergi ke Beijing, saya akan pergi ke Tokyo. Jika kondisinya baik, saya akan pergi ke Pyongyang,” kata Moon.

Sebagaimana diketahui, Moon Jae-in memiliki darah korut di tubuhnya. Pria yang lahir di Geoje 24 Januari 1953 memiliki ayah yang merupakan seorang pengungsi dari Kota Hamhung, Provinsi South Hamgyeong, Korut bernama Kang Han-ok. Ayah Moon melarikan diri dan menetap di Geoje sebagai seorang pekerja di penjara. (rav)

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini