Share

Sah! Presiden Korsel Dilantik dalam Upacara Sederhana

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 10 Mei 2017 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 10 18 1687712 sah-presiden-korsel-dilantik-dalam-upacara-sederhana-fUvyGm65UL.jpg Presiden Korsel Moon Jae-in berterima kasih kepada pendukungnya di Gwanghwamun Square di Seoul, Rabu 10 Mei 2017. (Foto: Reuters)

SEOUL - Sehari setelah pemilihan umum, pelantikan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, digelar secara sederhana, Rabu, 10 Mei. Moon mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden ke-19 Korsel di Aula Gedung Parlemen Korsel.

Moon mengantongi kemenangan pada pilpres Korsel untuk menggantikan Park Geun-hye. Park sendiri resmi dimakzulkan pada Maret setelah dinyatakan bersalah dalam berbagai skandal politik.

Reuters, Rabu (10/5/2017) melaporkan, pasca-pelantikan Presiden Korsel, Moon kini sedang bersiap mengunjungi negara tetangga, Korea Utara. Ia juga akan segera bernegosiasi dengan China dan Amerika Serikat untuk membicarakan sistem pertahanan anti-misil (THAAD).

Melansir BBC, Moon Jae-in, yang merupakan wakil dari Partai Liberal berjanji akan menyatukan negaranya yang tercerai-berai akibat dihantam skandal politik pendahulunya, Park Geun-hye. Pengacara HAM itu juga berjanji akan meningkatkan perekonomian Korsel serta menyediakan lapangan kerja bagi generasi muda Korsel.

Kepemimpinan Moon sendiri akan menjadi perhatian mengingat ketegangan di Semenanjung Korea terus meningkat.

Pemimpin berbagai negara tetangga pun telah mengucapkan selamat kepada Moon. Amerika Serikat (AS), melalui Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer menyatakan, AS menantikan penguatan aliansi serta persahabatan dan kemitraan dengan Korsel.

PM Jepang Shinzo Abe menyatakan, negaranya menghadapi tantangan yang sama dalam isu Korea Utara, tetapi mereka bisa berkontribusi pada perdamaian dunia di kawasan dengan bekerja bersama.

President China Xi Jinping, seperti dikutip Xinhua, menyatakan, ia selalu terikat dengan pentingnya hubungan antara China dan Korsel serta bersedia untuk bekerja sama dengan Moon demi kepentingan kedua negara.

Sementara itu, otoritas Korea Utara sendiri pernah menyebut Moon Jae-in sebagai capres Korsel yang mereka sukai. Namun Pyongyang belum memberikan ucapan selamat secara resmi atas kemenangan Moon.

Perhitungan akhir pilpres Korsel menunjukkan Moon mengantongi 41,1% suara. Rival terdekatnya dari kubu konservatif, Hong Joon-pyo meraih 25,5% suara, sedangkan kandidat partai tengah, Ahn Cheol-soo, mendapat 21,4% suara.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini