Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korut Buru Pelaku Percobaan Pembunuhan Kim Jong-un

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Jum'at, 12 Mei 2017 |01:16 WIB
Korut Buru Pelaku Percobaan Pembunuhan Kim Jong-un
Menteri Luar Negeri Korut, Han Song Ryol. (Foto: Time)
A
A
A

PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus percobaan pembunuhan yang ditujukan kepada diktator muda, Kim Jong-un. Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri, Otoritas Korut akan menelusuri dan memburu pihak-pihak yang terlibat dalam inisiden ini.

Sebagaimana diberitakan, Korut menuding badan intelijen Amerika Serikat (CIA) dan Korea Selatan (Korsel) berupaya membunuh Kim Jong-un dengan melancarkan serangan kimia yaitu berupa zat biokimia termasuk zat radioaktif dan zat beracun nano. Serangan tersebut dilancarkan pada 15 April 2017 bertepatan saat Korut menggelar perayaan Hari Matahari (peringatan lahirnya pendiri Korut) atau saat berlangsungnya parade militer di Ibu Kota Pyongyang.

Wakil Menteri Luar Ngeri Korut, Han Song Ryol, mengadakan pertemuan dengan diplomat asing di Pyongyang pada Kamis 11 Mei untuk membahas kasus ini. Han menyatakan pihaknya tak ragu untuk mengambil langkah lebih lanjut.

"Menurut undang-undang kami, Kantor Kejaksaan Agung DPRK akan menggunakan semua metode yang ada untuk mulai bekerja menuntut penyerahan diri para penjahat yang terlibat untuk menghukum mereka yang melakukan tindakan mengerikan ini," ujar Han sebagaimana diwartakan Time, Jumat (12/5/2017).

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Korut menjelaskan bahwa serangan kimia tersebut menggunakan zat biokimia termasuk zat radioaktif dan zat beracun nano. Tanpa memberikan bukti konkret, keterangan itu menyebut pelaku percobaan pembunuhan terhadap Kim Jong-un dibayar lebih dari Rp250 juta.

Kemenhan Korut bahkan menyebut upaya pembunuhan Kim Jong-un merupakan deklarasi perang paling nyata. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi 'plot jahat' yang diciptakan AS bersama 'bonekanya', Korsel. (rav)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement