SEOUL – Peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) pekan lalu menjadi ujian pertama bagi Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in. Hanya berselang sepekan dari uji coba pada 14 Mei lalu, militer Korsel menyebut Korut kembali meluncurkan ‘proyektil tidak teridentifikasi’.
“Korut menembakkan proyektil tidak teridentifikasi dari sebuah situs pada sore hari ini dari daerah sekitar Pukchang di Provinsi Pyeongan Selatan,” bunyi pernyataan resmi Kepala Staf Militer Korsel, mengutip dari Sky News, Minggu (21/5/2017).
Area peluncuran tersebut diketahui sebagai bandara militer Korut. Pukchang berada di sebelah utara dari Ibu Kota Pyongyang.
Pekan lalu Korut mengklaim berhasil menguji coba rudal balistik jarak menengah dengan kemampuan terbaru. Negeri serba tertutup itu mengatakan, rudal balistik yang diuji coba tersebut mampu membawa hulu ledak nuklir dalam ukuran besar.
Rudal tersebut diluncurkan dari situs di Kusong, Provinsi Pyeongan Utara. Rudal yang diberi nama Hwasong-12 itu terbang selama 30 menit dan diluncurkan dengan sudut ketinggian 2.000 kilometer (km). Rudal tersebut meluncur sejauh 800 km sebelum jatuh di Laut Jepang.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.