PBB Desak Libya Tutup Kamp-Kamp Pengungsi yang Tak Layak Huni

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Selasa 23 Mei 2017 01:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 23 18 1697465 pbb-desak-libya-untuk-menutup-kamp-kamp-pengungsi-yang-tak-layak-huni-U8gEPTw7b6.jpg Imigran di kamp pengungsi Libya. (Foto: Reuters)

TRIPOLI - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Pemerintah Libya untuk segera menutup kamp-kamp pengungsi yang memiliki kondisi memprihatinkan atau tidak layak huni. Seruan penutupan tersebut muncul menyusul kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk pengungsi (UNHCR), Filippo Grandi ke Ibu Kota Tripoli.

"Saya terkejut dengan kondisi keras di mana para pengungsi dan migran ditahan, umumnya mereka kekurangan kebutuhan pokok. Anak-anak menjadi yang paling menderita karena tidak seharusnya mereka menanggung semua kesulitan ini," ujar Grandi terkait setelah menilik kamp pengungsi sebagaimana dikutip dari The Guardian, Selasa (23/5/2017).

Grandi menambahkan, pihak UNHCR akan turut membantu mengupayakan ketersediaan tempat yang lebih baik untuk para pengungsi tersebut.

Imigran yang berada di Libya sendiri diketahui jumlahnya mencapai ribuan orang. Beberapa dari mereka diurus oleh pemerintah, namun sebagian lainnya berada di tangan para pelaku perdagangan manusia. Ribuan imigran tersebut berada di Libya setelah perjalanan mereka menuju Eropa dihentikan secara paksa.

Sebagaimana diketahui Uni Eropa (UE) kini tengah memperketat kebijakan tentang arus imigran. Dalam pekan ini saja sekira 5.000 pengungsi yang menuju ke Italia berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai Italia dan Libya dari laut di lepas pantai Libya dalam jangka 48 jam. Jumlah pengungsi dari Afrika dan Timur Tengah yang sampai di Italia tahun ini telah mencapai 46 ribu, meningkat 30 persen dibandingkan tahun lalu. (rav)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini