SAO LUDGERO - Hidup Carlos Mariotti berubah untuk selamanya pada Maret 2016. Petugas operator mesin di Sao Ludgero, Brasil, itu mengalami kecelakaan mengerikan saat bekerja. Tangan kirinya terjebak di mesin yang biasa dipakai untuk membuat alat makan plastik.
Kulit tangan Mariotti tercabik hingga tulang dan ototnya terekspos. Demikian dilansir Barcroft TV, seperti dinukil Huffington Post, Kamis (25/5/2017).
Beberapa dokter sepakat bahwa tidak ada jalan lain kecuali mengamputasi tangan Mariotti. Tetapi satu dokter memiliki penilaian berbeda.
Spesialis tulang dan trauma, Dr. Boris Brandao, mengajukan solusi ekstrem yaitu memasukkan tangan yang terluka ke dalam rongga perut (abdomen). Tujuannya, untuk menghindari infeksi hingga prosedur pencangkokan kulit bisa dilakukan.
"Untuk menjaga tangan yang terluka tetap hidup, kami membuka perut, menyingkirkan kulit dari tangan yang terluka dan memasukkannya ke rongga perut agar tangan itu terlindungi," ujar Brandao, dilansir Independent.
Tangan kiri Mariotti 'disimpan' di dalam rongga perut. (Foto: Barcroft Media)
Brandao mengimbuhkan, tangan Mariotti harus berada di kantong tersebut selama sekira 42 hari untuk memastikan tumbuhnya jaringan baru dan otot yang dapat menerima pencangkokan kulit.