Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah TKW Asal NTB yang Terkatung-katung di Indramayu Usai Dideportasi dari Abu Dhabi

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis-Rabu, 31 Mei 2017 |14:00 WIB
Kisah TKW Asal NTB yang Terkatung-katung di Indramayu Usai Dideportasi dari Abu Dhabi
TKW asal NTB Sani saat mendatangi di Kantor SBMI Indramayu (Dwi Ayu/Okezone)
A
A
A

"Setibanya di Abu Dhabi saya tidak langsung mendapat majikan, namun oleh pihak agency saya dan yang lainnya diperdagangkan oleh pihak agency dengan cara dipajang di sebuah rumah kaca," tuturnya, Rabu (31/5/2017).

Setelah dua pekan berlalu, barulah ia mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga dan tinggal di kosan bersama TKI lainnya. Namun, hanya bertahan 14 bulan, Sani pun kabur karena tak tahan dengan kekejaman majikannya.

Tujuh bulan kemudian dia bekerja tak tetap alias freelance. Apesnya, saat membawa temannya melahirkan ke rumah sakit, Sani tertangkap polisi syariah Abu Dhabi. Ia bersama temannya ditahan dua bulan sebelum dideportasi ke Indonesia.

Setiba di Jakarta, Sani kebingungan karena tak punya uang. Ia pun memilih pulang dulu ke Indramayu, tempat temannya.

"Terus terang pada saat sampai Jakarta saya bingung kalau mau pulang ke Lombok saya tidak memegang uang sama sekali jika nanti sampai Bandara Lombok untuk pulang ke kampung halaman saya mau naik apa, akhirnya saya memutuskan untuk ikut pulang dengan teman saya ke Indramayu," ungkapnya.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement