Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masjid Indrapurwa Aceh dan Riwayat Kerajaan Hindu yang Hilang

Salman Mardira , Jurnalis-Rabu, 07 Juni 2017 |08:59 WIB
Masjid Indrapurwa Aceh dan Riwayat Kerajaan Hindu yang Hilang
Masjid Indrapurwa di Gampong Lambaduek, Lampageu, Peukan Bada, Aceh Besar (Salman Mardira/Okezone)
A
A
A

Menurut tokoh masyarakat Lambadeuk, Faisal Mahmud, Masjid Indrapurwa awalnya terletak di Gampong Lambaro Kemukiman Lampague yang kini sudah menjadi laut atau dekat Pulau Tuan. Pulau Tuan sendiri masih jelas terlihat sekira 3 kilometer dari bibir Pantai Lambadeuk.

Zaman dulu, sekitar Pulau Tuan dipercaya sebagai pusat Kota Kerajaan Indrapurwa. Ada kota dan permukiman kuno di sana. Kerajaan itu kemudian hilang diduga salah satunya karena faktor tsunami purba.

Setelah kerajaan Hindu runtuh dan berdiri Masjid Indrapurwa dengan bangunan bergaya khas Hindustan, lokasi itu masih belum aman karena sering digerus abrasi. Akhirnya Masjid Indrapurwa dipindah dari pertapakan semula, ratusan meter dari bibir pantai. Sisa Pura yang menjadi pondasi awal masjid kini tak terlihat lagi. Makam-makam Hindu yang dulu ada di sekitarnya juga sudah lenyap ditelan laut.

 

Masjid Indrapurwa tampak dari belakang menghadap ke laut (Salman/Okezone)

“Setahu saya dari cerita orang-orang dulu, masjid ini sudah empat kali dilakukan pemindahan karena digerus abrasi laut. Digeser-geser ke belakang hingga terakhir masuk ke Lambadeuk,” jelas Faisal.

Sayangnya tak ada catatan pasti tahun berapa pemindahan dilakukan. Ketika dipindah hingga ke Lambadeuk, bangunan masjid diyakini tetap mengikuti gaya dan arsitektur lamanya yang penuh nilai seni Hindu, beratap dua mengerucut ke atas, berdinding papan, dan pondasinya terbuat dari beton.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement