GUANGZHOU – Komunitas internasional mengecam keras festival tahunan Yulin di China yang dirayakan dengan mengonsumsi daging anjing serta kucing. Segala upaya dilakukan demi menghentikan festival kontroversial tersebut.
Berdasarkan keterangan Masyarakat Kemanusiaan Internasional (HSI), anggotanya berhasil menyelamatkan sekira 1.000 hewan yang diduga hendak disembelih untuk festival Yulin di Guangzhou. Truk yang membawa ratusan anjing dan kucing itu berhasil dihentikan aktivis HSI.
“Penghentian truk tersebut adalah penyelamatan anjing dan kucing terbesar yang pernah kita lihat sejauh ini di China,” tutur Ahli Politik HSI China, Peter Li, seperti dimuat Time, Rabu (21/6/2017).
Meski demikian, festival Yulin akan diselenggarakan dengan Guangxi sebagai lokasi pertama. Harian yang berafiliasi dengan pemerintah, Global Times melaporkan, festival tahun ini akan lebih ‘lunak’ demi menghindari kontroversi di kalangan dunia internasional.
Penyelenggaraan festival Yulin pada 2016 menuai kecaman dari sejumlah kalangan. Artis Hollywood seperti Matt Damon, Pamela Anderson, dan kawan-kawan, menyuarakan kritik terhadap festival Yulin dengan cara masing-masing. Di Chin, petisi untuk menghentikan festival tersebut ditandatangani lebih dari 11 juta orang.
Dikenal secara resmi dengan nama Lychee dan Dog Meat Festival, event tersebut dirayakan tepat pada titik balik matahari di musim panas selama berabad-abad. Dalam istilah pengobatan tradisional China, daging anjing diyakini dapat menangkal suhu panas.
HSI memperkirakan, lebih dari 20 juta ekor anjing dan 4 juta ekor kucing dibunuh setiap tahunnya di China demi konsumsi manusia pada festival Yulin.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.