2. Yao Defen
Perempuan yang lahir di China pada 15 Juli 1972 ini hingga sekarang masih memegang rekor sebagai perempuan tertinggi di dunia versi Guiness World Records. Ia memiliki tinggi badan 2,43 meter dengan bobot 144 kilogram.
(Foto: NY Daily News)
Kisah mengenai perempuan raksasa menjadi buah bibir di wilayah China ketika ia mengunjungi dokter saat masih berusia 15 tahun. Para dokter mengetahui penyakitnya saat itu yang memiliki hubungan dengan tumor di kelenjar pituatari namun enggan mengobatinya karena keluarga Yao tidak memiliki biaya.
Namun setelah ada program televisi di Inggris yang berusaha untuk menggalang dana demi membantu pengobatannya, muncul dua dokter ternama yang mau membantu Yao. Walau perkembangan hormon pertumbuhannya dapat ditekan, Yao meninggal dunia pada 2012 akibat penyakit yang tak diketahui.
3. Jane Bunford
Jane Bunford yang lahir pada 26 Juli 1895 di Birmingham, Inggris menjadi salah satu perempuan tertinggi dunia karena memiliki tinggi badan 2,41 meter. Pada awal kehidupannya, Bunford sebenarnya memiliki tinggi badan yang termasuk normal.
(Foto ilustrasi: The Tallest Man)
Namun semua itu berubah ketika ia mengalami kecelakaan pada 1906. Pada saat itu, ia terjatuh dari sepeda dan menyebabkan kepalanya menghantam trotoar. Karena kecelakaan itu, kelenjar pituatari Bunford mengalami kerusakan dan memicu hormon pertumbuhan yang tak terkendali.
Meski memiliki tinggi badan yang fenomenal, Bunford menolak berbagai tawaran untuk memanfaatkan keunikannya itu. Ia bahkan membenci perhatian yang diterimanya karena tinggi badannya itu. Bunford mengembuskan napas terakhirnya pada April 1922 akibat hiperpituitarisme dan gigantisme.