Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korupsi Pembangunan Patung Yesus, Dua Pejabat Pemkab Taput Dituntut 18 Bulan Penjara

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Rabu, 19 Juli 2017 |13:42 WIB
Korupsi Pembangunan Patung Yesus, Dua Pejabat Pemkab Taput Dituntut 18 Bulan Penjara
A
A
A

Dalam pengerjaannya, pembuatan patung yang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kabupaten Taput tersebut hanya selesai 55,88 persen. Sebab, casing patung tidak sesuai dengan pesanan dan spesifikasi yang tertuang di dalam kontrak.

Dimana dalam pembangunan tersebut harusnya menggunakan plat tembaga, namun yang digunakan Murni justru plat lembaga dicampur aluminium, sehingga terhadap penyedia barang dan jasa dilakukan pemutusan kontrak.

"Dari fakta di lapangan sisi mutu beton tidak memenuhi spesifikasi dan geometrik maka bangunan patung Yesus dikategorikan sebagai gagal konstruksi," ucap Simon dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Nazar Effendi.

Setelah mendengarkan tuntutan JPU, masing-masing kedua terdakwa menyatakan akan menyampaikan pembelaan (pledoi) terpisah dengan penasehat hukumnya.

Mendengar sikap tersebut, Majelis hakim pun menunda sidang pekan dengan agenda pledoi.

Diluar sidang, JPU Simon menyebut kedua terdakwa tidak dikenakan Uang Pengganti (UP) karena telah mengembalikan kerugian negara hampir 100 persen. "Kedua terdakwa telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 2.050.000.000,"sebutnya.

Simon menjelaskan, ada pihak lain yang patut dimintai pertanggungjawaban dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kabupaten Taput, Tongam Hutabarat dan Luhut L Panjaitan.

"Kita akan rekomendasikan kepada penyidik (Polres Taput) siapa-siapa aja yang ikut menikmati kerugian negara," jelasnya.‎

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement