HARAR – Dalam film Lion King, orang mengenang sosok hyena sebagai anjing hutan dengan seringai yang mengerikan. Mereka kawanan jahat di alam liar yang dalam banyak kebudayaan juga dianggap jelmaan setan.
Namun di Harar, sebuah kota yang dikelilingi dinding kuno di timur Ethiopia, sekelompok pria masih satu keluarga, justru bersahabat dengan para hyena. Hewan-hewan liar itu datang ke Harar setiap malam dan makan dari uluran tangan manusia.
Rekam jejak keberadaan hyena sendiri sudah terbilang cukup lama di negara Afrika Timur tersebut, yakni sejak 1550-an. Ketika Emir ke-42 Harar, Nur ibnu Mujahid membangun tembok kota. Dinding yang dibangun rendah membuktikan, kalau orang Harar menginginkan hyena-hyena itu datang ke kota mereka.
Pemandu wisata di Harar, Hailu Gashaw menjelaskan, hyena suka memakan sampah organik. Kehadiran mereka tentu akan membantu menciptakan sanitasi yang baik, menjaga kebersihan kota dan menghindarkan penduduk dari wabah penyakit.
“Hyena adalah anugerah alam untuk membersihkan kota yang kita kacaukan pada siang hari. Tanpa mereka, kota ini akan jadi jauh lebih kotor,” ucap seorang penjual roti di Harar kepada Reuters, Minggu (23/7/2017).