Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Shanghai Bersyukur Hadapi Hari Terpanas dalam 145 Tahun Terakhir, Nah Loh?

Silviana Dharma , Jurnalis-Minggu, 23 Juli 2017 |12:02 WIB
Warga Shanghai Bersyukur Hadapi Hari Terpanas dalam 145 Tahun Terakhir, <i>Nah Loh</i>?
Ilustrasi. Gelombang panas di Shanghai. (Foto: AP)
A
A
A

SHANGHAI – Lembaga pemantau cuaca di China mengumumkan bahwa Shanghai akan menghadapi hari terpanas selama 145 tahun terakhir. Gelombang panas ini diperkirakan berlangsung selama akhir pekan, lalu akan sempat turun sedikit, hingga naik lagi pada Selasa 25 Juli mendatang.

Melansir The Verge, Minggu (23/7/2017), suhu udara di Shanghai mencapai 40,9 derajat celcius pada Jumat 21 Juli sekira pukul 14.00. Suhu tertinggi tercatat di Kota Xujiahui.

Sebelumnya, China mencatatkan rekor musim terpanas pada 1873. Suhunya pada musim panas 2013 juga terbilang tinggi, yakni 40,8 derajat celcius.

Meskipun harus menghadapi gelombang terpanas selama hampir 1,5 abad terakhir, warga Shanghai tetap bersyukur. Sebab ada banyak orang di dunia yang pernah merasakan suhu lebih tinggi daripada mereka saat ini.

Salah satu rekor suhu terpanas di dunia pernah dibukukan di Death Valley, California pada 1913. Suhunya mencapai 56,7 derajat celcius. Death Valley adalah sebuah gurun pasir yang biasa dipakai sebagai tempat uji coba peledakan bom atom pada 1945. Taman nasional ini sangat panas, kering dan terletak di dataran terendah Amerika Serikat.

Libya kabarnya juga pernah dilanda gelombang panas pada 1922. Suhunya terhitung 57,8 derajat celcius. Akan tetapi, datanya dikabarkan tidak valid karena alat pengukuran yang dipakai sudah tua dan pengamatnya tidak berpengalaman.

Lagipula, perlu diketahui kalau Timur Tengah mengenal yang namanya semburan panas. Fenomena cuaca itu umumnya terjadi pada malam hari. Selama semburan panas, suhunya bisa melonjak drastis dalam waktu singkat, sebagian karena embusan angin.

Rakyat Iran juga pernah diterpa suhu panas pada 1967. Tercatat suhunya sebesar 86,7 derajat celcius. Namun sekali lagi, karena ada fenomena semburan panas pada malam hari itu, rekor ini tidak bisa dipastikan. Sebab umumnya semburat panas memang jauh lebih tinggi dari suhu resminya.

Jadi, jika dibandingkan semua rekor gelombang panas yang ada, pantas saja jika warga Shanghai menganggap diri mereka beruntung.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement