Penyelundupan 11 Anak-Anak Digagalkan Petugas Sebelum Dikirim ke Kebun Sawit di Papua

Adi Rianghepat, Okezone · Selasa 25 Juli 2017 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 25 340 1743733 penyelundupan-11-anak-anak-digagalkan-petugas-sebelum-dikirim-ke-kebun-sawit-di-papua-zcCkGLvZFV.jpg Ilustrasi (Okezone)

KUPANG - Personel Kepolisian Resort Kupang Kota mengamankan 11 calon tenaga kerja Indonesia bawah usia yang akan dikirim bekerja di perkebunan sawit di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

"Petugas kita mengamankan 11 anak di bawah usia yang akan dikirim bekerja di kebun sawit di Papua itu bersama 81 calon tenaga kerja dewasa lainnya Senin 24 Juli sekitar pukul 21.30 Wita," kata Kapolres Kupang Kota AKBP Anton Ch Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Alnifriwan Zaputra kepada Okezone di Kupang, Selasa (25/7/2017).

Menurut dia, 11 anak bawah usia bersama 81 calon TKI dewasa lainnya itu diamankan di rumah penampungan miliki Zevanya Bislisin, yang beralamat di RT 22 RW 05, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Anak-anak calon tenaga kerja bersama tenaga kerja lainnya yang diamankan itu berasal dari Desa Rainawe Namfalus, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, wilayah perbatasan Timor Leste.

Hasil pemeriksaan aparat, para calon tenaga kerja ini direkrut oleh Alfonius Fanus, warga kelahiran Kabupaten Belu, namun saat ini berdomisili dengan alamat Kampung Lapus Distrik Kaureh Kabupaten Jayapura.

"Setelah di tempat penginapan sementara mereka direncanakan akan diseberangkan ke Merauke menggunakan KM Sirimau pada Selasa hari ini pukul 02.00 Wita. Namun keburu diamankan petugas kami," katanya.

Saat ini 92 calon tenaga kerja termasuk 11 di antaranya anak di bawah usia itu sudah diserahkan ke pihak Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT setelah masing-masing mereka diperiksa intensif petugas krpolisian. "Kami sudah serahkan ke pihak dinas," katanya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini