nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gerebek Lokasi Narkoba, Pria Ini Lompat dari Bukit Hingga Tewas

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 27 Juli 2017 02:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 27 340 1744660 polisi-gerebek-lokasi-narkoba-pria-ini-lompat-dari-bukit-hingga-tewas-q2B1LVndm7.jpg Narkoba bunuh generasi muda (Foto: Ilustrsi Okezone)
 

MEDAN - Seorang pria berinisial E (40) tewas setelah lompat dari bukit setinggi 25 meter. Dia nekat lompat karena takut terjaring penggerebekan narkoba di Bukit Sihopo, Gang Sihopo-hopo, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Aek Manis, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (26/7/2017).

Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu SIK mengatakan E adalah seorang pedagang ikan, yang tinggal di dekat lokasi penggerebekan. E merupakan target operasi polisi karena dia diduga sebagai pengedar narkoba.

"Saat kejadian itu, personel melakukan penggerebekan di lokasi kawasan perbukitan yang diduga jadi tempat peredaran narkoba," kata AKBP Benny saat memaparkan kasus tersebut.

Diterangkannya, saat digrebek personel, terduga E panik dan berusaha kabur dengan melompat ke arah bawah bukit. Akibatnya dia mengalami luka pada bagian kepala karena terbentur ke tembok dan seng rumah warga di bawah bukit tersebut.

“Saat penggerebekan tidak sempat terjadi kontak fisik maupun senjata. Korban panik, lalu nekat melompat ke bawah setelah itu meninggal,” jelasnya. 

Selain E, pria berinisial R yang diduga terlibat narkoba, juga ikut melompat. Namun R hanya mengalami luka pada tangan, kemudian berhasil diamankan petugas dan dibawa ke RSUD Dr FL Tobing Sibolga.

Selain itu, 2 orang lagi rekan mereka, yakni berinisial JS (35), sopir mobil ikan warga gang setempat dan HH (39) nelayan warga Jalan Merpati Kota Sibolga, juga berhasil diamankan karena memilih menyerah di tempat. Sedangkan 1 orang yang masuk target operasi berhasil kabur.

Dalam operasi itu, Polres Sibolga menyita paket kecil sabu-sabu siap edar, alat pakai sabu-sabu, ratusan ribu uang handphone dan timbangan digital.

“Para tersangka dikenakan pasal penyalahgunaan narkoba. Kasus ini masih kita kembangkan karena masih ada 1 orang yang belum ditangkap” pungkas AKBP Benny.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini