Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terungkap! Ini Pemicu Pengeroyokan dan Pembakaran Hidup-Hidup Pria di Bekasi

Djamhari , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2017 |03:00 WIB
Terungkap! Ini Pemicu Pengeroyokan dan Pembakaran Hidup-Hidup Pria di Bekasi
A
A
A

BEKASI - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adisaputra memastikan MA alias Joya (30)  melakukan pencurian mesin amplifier Musala Al-Hidayah. Alhasil, ia harus menjadi korban pengeroyokan dan pembakaran oleh warga.

“Terkait kasus pencurian yang dilakukan Joya memang benar terjadi. Hal ini sesuai laporan dari saksi, seorang pengurus musala bernama Rojali. Dan sesuai dengan barang bukti mesin amplifier yang dicuri Joya,” ungkap Asep, Senin (7/8/2017).

Menurutnya, dalam memastikan perkara pencurian yang dilakukan Joya itu, polisi sudah memeriksa 8 saksi. Termasuk saksi kunci yang mengetahui mesin amplifier musala hilang bersamaan dengan Joya meninggalkan lokasi.

“Kesimpulan kami memastikan aksi pencurian yang dilakukan Joya itu, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi khususnya, saksi kunci yang tahu persis ciri dari mesin amplifier yang dicurinya seperti bekas kotoran burung di amplifier yang ditemukan di dalam tas milik pelaku,” ujar Asep.

Selain itu, dari mesin amplifier yang ada ditas Joya, polisi juga menemukan adanya bekas potongan kabel yang cocok dengan potongan pada kabel amplifiyer di Musala Alhidayah.

“Bukti lain juga, saat kami cocokan No Seri pada Amplifier milik musala tersebut pun sesuai sehingga dipastikan kalau memang mesin yang didapati dari Joya itu merupakan hasil curian di musala tersebut,” sambungnya.

[Baca: Tragis! Kepergok Mencuri di Musala, Pria Ini Dikeroyok dan Dibakar Hidup-Hidup]

Meski demikian, Asep menambahkan, aksi massa terhadap Joya itu adalah pidana dan tidak bisa dibenarkan. Oleh sebab itu, polisi akan menangani dan menyelidiki aksi massa terhadap Joya.

Alhasil, polisi pun berhasil mengidentifikasi para pelaku yang diyakini berjumlah tujuh orang. Dan kini, dua diantaranya berhasil dibekuk diringkus.

[Baca: Nestapa Zubaedah Usai Suaminya DIbakar Hidup-Hidup]

“Kami saat ini masih terus berupaya mengejar lima pelaku lainnya. Dan kami pun berharap mereka bisa menyerahkan diri karena, sampai manapun mereka kabur kami pasti akan terus mengejarnya,” tandas Asep. (sym)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement