Dubes Rusia: Presiden Putin akan Kunjungi Indonesia untuk Hasilkan Terobosan Besar

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 23 Agustus 2017 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 23 18 1761384 dubes-rusia-presiden-putin-akan-kunjungi-indonesia-untuk-hasilkan-terobosan-besar-BsuY6adeyX.jpg Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin. (Foto: Silviana Dharma/Okezone)

JAKARTA – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin memberikan konfirmasi terkait rencana kedatangan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin ke Indonesia. Kepada media, Galuzin mengatakan, pihak Kementerian Luar Negeri Rusia dan Indonesia tengah berkerjasama secara dekat untuk mewujudkan terjadinya kunjungan tersebut.

"Kunjungan pada tingkat tertinggi seperti ini membutuhkan persiapan yang baik dan teliti. Sebenarnya itulah yang kami harapkan dan telah kami lakukan dengan rekan kami di Indonesia," kata Galuzin kepada media dalam pertemuan pers di kediamannya di kawasan Karet Pedurenan, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

BACA JUGA: Bertemu Menlu Retno, Ini yang Dibicarakan Menlu Rusia

Galuzin menjelaskan, kunjungan seorang kepala negara ke negara sahabat harus menghasilkan sebuah terobosan besar atau kesepakatan penting yang akan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Hal itulah yang saat ini tengah dipersiapkan oleh kementerian luar negeri Rusia dan Indonesia.

"Saat ini saya tidak bisa mengatakan dengan pasti kapan kunjungan itu akan terjadi, tetapi saya memastikan bahwa kementerian luar negeri dari kedua negara bekerja sama dengan erat untuk mempersiapkan kunjungan yang menghasilkan kesepakatan yang penting dan menguntungkan antara Indonesia dan Rusia," tambahnya.

BACA JUGA: Mantap! Menlu Rusia Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina

Isu rencana kunjungan Presiden Rusia ke Indonesia mulai berhembus setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan secara langsung undangannya kepada Presiden Putin saat keduanya bertemu di Sochi, Rusia, pada 2016. Rencana kunjungan itu kembali dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov usai pertemuan bilateral di Jakarta awal Agustus ini.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini