Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Unik, Kang Dedi Mulyadi Gagas Lomba "Ngejo" untuk Perangkat Daerah

Mulyana , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2017 |20:30 WIB
Unik, Kang Dedi Mulyadi Gagas Lomba
A
A
A

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, menggelar sebuah perlombaan cukup unik‎ yang diikuti oleh seluruh perwakilan kantor pemerintahan dan anggota masyarakat‎ lainnya, di Bale Kahuripan, Kecamatan Wanayasa, Kamis (24/8). Perlombaan tradisional yang jarang digelar ini termasuk dalam rangkaian perayaan HUT Ke-186 Purwakarta dan HUT Ke-49 Kabupaten Purwakarta.

Lomba “Ngejo” begitulah kegiatan yang digagas Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan setempat yang ditunjuk sebagai leading sector-nya.‎ Kata “Ngejo”‎ merupakan istilah dalam bahasa Sunda loma (umum), yang memiliki makna menanak nasi. Uniknya, proses menanak nasi yang dilombakan ini tidak diperbolehkan menggunakan alat modern, melainkan alat tradisional.

Pantauan Okezone, ‎ para peserta lomba yang merupakan perwakilan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sudah terlihat menyiapkan peralatan masing-masing, mulai dari hawu (tungku yang terbuat dari tembikar atau batu belah), aseupan, seeng, dulang dan kayu bakar.

Tidak lupa, para peserta juga membawa nyiru atau wadah yang terbuat dari anyaman bambu yang biasa digunakan untuk memisahkan beras dan sisa gabah yang masih tercampur. Seluruh peralatan ini merupakan alat tradisional yang biasa digunakan orang Sunda untuk menanak nasi.

Salah seorang ASN Purwakarta yang mengikuti kegiatan ini, Ida Hamidah mengatakan, perlombaan yang diikutinya sekaligus untuk mengenang masa remaja dirinya kala itu. ‎Namun, saat ini dirinya prihatin karena kegiatan seperti ini sudah jarang ditemui. Berbeda dengan zamannya, remaja hari ini lebih banyak nongkrong dan tak banyak membantu orangtua.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement