"Jadi ingat waktu remaja dulu," ujar Ida yang terlihat sedang menanak nasi di sebuah alat dari anyaman bambu.
Selain menanak nasi, dalam kegiatan ini panitia juga menyediakan varian lomba yang lain, seperti membuat nasi liwet, sambel dadak, hingga kuliner lain termasuk sate maranggi khas Purwakarta. Kecepatan, ketepatan, rasa, dan tampilan kuliner menjadi aspek penilaian yang akan dinilai Dewan Juri Lomba.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Publikasi, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Purwakarta, Hendra Fadly menambahkan, kegiatan ini diinisiasi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dia mengaku, dalam setiap kegiatan pemerintahan bupati menginginkan harus mengandung unsur kebudayaan.
"Ini ide Pak Bupati. Beliau concern terhadap giat-giat kebudayaan dan ingin agar tradisi memasak seperti ini selalu hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.