Sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (31/8/2017) Ferdinand Marcos dan istrinya, Imelda, dituding menimbun harta bernilai USD10 miliar yang mereka ambil dari kas negara. Harta bernilai fantastis itu diduga dikumpulkan selama Ferdinand Marcos memimpin Filipina selama 20 tahun.
Namun di tengah usaha pengembalian harta pemerintah Filipina, Duterte sempat disebut akan menghapus lembaga negara yang sebelumnya berhasil menyita harta Marcos dan keluarganya sekira 170 miliar peso.
BACA JUGA: Duterte Izinkan Diktator Filipina Dikuburkan di Pemakaman Pahlawan
BACA JUGA: Mantan Diktator Filipina Akhirnya Diizinkan Dimakamkan sebagai Pahlawan
Untungnya titik terang muncul pada Selasa 29 Agustus 2017 ketika Duterte memberikan pidatonya di depan sejumlah pejabat Filipina. Pada pidato tersebut, sang Presiden Filipina mengklaim keluarga Marcos memiliki niat untuk menyerahkan hartanya ke pemerintah.