BACA JUGA: Ungkap Kisah Kabur dari Myanmar, Pengungsi Rohingya: Allah Bawa Kami ke Indonesia
BACA JUGA: Terungkap! Militer Myanmar Dibantu Warga Bakar Rumah Muslim Rohingya
Terkait warga etnis Rohingya yang masih berada di Rakhine State, Pemerintah Myanmar telah memberikan izinnya untuk Turkish Cooperation and Coordination Agency mengirimkan 1.000 ton bantuan makanan. Izin tersebut diberikan pada Selasa 5 September 2017 usai Erdogan berdialog dengan Aung San Suu Kyi.
PBB mengklaim, jumlah warga etnis Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh sudah mencapai angka 146 ribu orang semenjak 12 hari yang lalu. Namun berdasarkan perkiraan Program Pangan Dunia, angka tersebut dapat meningkat hingga 300 ribu orang.
Kekerasan di Rakhine juga telah menyita perhatian Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Ia bahkan menuliskan surat resminya ke Dewan Keamanan PBB untuk menyampaikan keprihatinannya. Pada surat tersebut Guterres memberikan sejumlah langkah agar Dewan Keamanan membantu menyelesaikan krisis kemanusiaan di Myanmar tersebut.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.