Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Lebih Dahsyat dari Harvey, 2 Abad Lalu Badai Ini Tewaskan Ribuan Orang di Texas

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 08 September 2017 |06:05 WIB
HISTORIPEDIA: Lebih Dahsyat dari Harvey, 2 Abad Lalu Badai Ini Tewaskan Ribuan Orang di Texas
Bangunan di Galveston luluh lantak setelah diterjang badai dahsyat pada 1900. (Foto: Mediadrumworld.com/Daily Mail)
A
A
A

Korban selamat dalam kejadian itu mengaku melihat mayat-mayat mengambang di seluruh dan di sekitar pulau. Badai dahsyat ini telah menelan nyawa ribuan orang. Sekira 6.000 orang dikabarkan tewas akibat badai ini. Angka pasti mengenai korban jiwa ini tak pernah diketahui. Bahkan ada pihak yang menduga bahwa korban tewas sebanyak 12 ribu orang.

Angka yang tak pasti ini diketahui karena terlalu banyaknya masyarakat yang tewas. Karena bingung untuk menguburnya, mayat sebagian korban tewas dikabarkan dibuang di Teluk Meksiko. Korban tewas itu dibuang sebelum dihitung ataupun diidentifikasi terlebih dahulu.

Menurut seorang anggota Palang Merah yang datang ke Galveston, Clara Barton, kondisi di sana benar-benar mengerikan. Ia dan teman-temannya datang segera setelah bencana itu berakhir.

"Akan sulit untuk menceritakan secara jelas peristiwa mengerikan ini," ujar Clara Barton, sebagaimana dikutip dari History, Jumat (8/9/2017).

Masyarakat saling bahu-membahu membersihkan puing-puing dari bangunan yang hancur. (Foto: Mediadrumworld.com/Daily Mail)

Ini merupakan peristiwa paling mengerikan yang pernah dialami warga Galveston. Tak ingin terlarut dalam kesedihan, mereka pun mulai membangun kembali Galveston. Pada 2 Oktober 1902, konstruksi dimulai di dinding laut. Mereka berusaha membuat pelindung besar yang dapat menyelamatkan mereka dari bencana.

Dua tahun kemudian, tembok setinggi 16 kaki dan setebal 17 kaki selesai dibangun. Tembok itu terbuat dari semen, batu, dan balok baja. Pada 1910, populasi Galveston tumbuh menjadi 36 ribu orang. Berkat persiapan yang telah dilakukan, saat badai yang sama menerjang wilayah tersebut pada 1915, hanya 8 orang yang tewas. (DJI)

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement