Dalam pengakuannya, dia menyebut sudah bergabung selama satu tahun. Dan tugasnya hanya mengamati di Polsek dan sekelilingnya, untuk memberitahukan kapan keadaan sepi dan lengah.
Dalam waktu satu tahun itu, KP mengatakan, telah memantau Polsek di Jawa Tengah daerah Pekalongan Selatan, Polsek Nggodog Purwodadi, Polsek Sukolilo Solo, Polsek Mbawen Polres Ungaran, Polsek Seloweto Polres Wonogiri. Lalu, Jawa Barat yang sudah diteror adalah Polsek Pengalengan dan Yogyakarta Polsek Wirobrajan.
Adapun modus yang digunakan KP adalah, dengan pura-pura terlantar sehingga membuat personel yang ada di Polsek sibuk. Kendati begitu, Barung mengungkapkan bahwa KP mempunyai riwayat gangguan jiwa atau depresi di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
"Yang bersangkutan pernah berobat di RS Sardjito di Yogya ada keterangan dokter depresi. Tapi itu baru kita dalami. Dan diperiksa yang bersangkutan sekarang di RS Madiun," tutur Barung.
(Ranto Rajagukguk)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.