Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terancam Berubah Fungsi, Ayo Selamatkan Cagar Alam Pulau Sempu!

Hari Istiawan , Jurnalis-Minggu, 10 September 2017 |10:08 WIB
Terancam Berubah Fungsi, Ayo Selamatkan Cagar Alam Pulau Sempu!
Pulau Sempu, Malang, Jawa Timur (Hari Istiawan/Okezone)
A
A
A

Semestinya BBKSDA serius menegakkan melindungi Cagar Alam. Juga melibatkan semua pihak untuk mendukungnya termasukengedukasi masyarakat sekitar dan pemilik perahu agar tidak menyeberangkan orang yang ingin masuk ke Pulau Sempu kecuali dengan izin penelitian.

ProFauna juga mendukung sikap Aliansi Peduli Cagar Alam Sempu. ProFauna khawatie penurunan status akan memperparah kelestarian satwa liar dan flora yang ada di sana.

"Ini langkah mundur konservasi alam di Indonesia," kara Rosek Nursahid, Ketua ProFauna Indonesia dalam rilisnya.

Menurutnya, tekanan yang terjadi di Pulau Sempu tidak bisa menjadi pembenaran agar cagar alam ini diturunkan statusnya, justru seharusnya harus ditingkatkan perlindungannya.

"Solusinya bukan dengan menurunkan statusnya, tetapi dengan semakin memperkuat upaya perlindungannya,” kata Rosek.

Penetapan Pulau Sempu sebagai kawasan Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu ditetapkan berdasarkan SK. GB No. 46 Stbl. 1928 No. 69 tahun 1928 dengan luas 877 Ha. Pulau Sempu

ditetapkan sebagai cagar alam karena mempunyai keunikan alam dan kekayaan hayati yang tinggi yang diperuntukan bagi penelitian dan ilmu pengetahuan.

Status Pulau Sempu adalah cagar alam yang menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, ditegaskan bahwa kegiatan yang diperbolehkan di cagar alam adalah kegiatan penelitian, ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Informasi dari situs BBKSDA Jawa Timur menyebutkan Cagar Alam Pulau Sempu memiliki beberapa tipe ekosistem, mulai dari hutan pantai, mangrove, dan hutan tropis dataran rendah yang hampir mendominasi keseluruhan area pulau.

Jenis vegetasi yang dapat ditemukan di seluruh area Pulau Sempu antara lain bendo (Artocarpus elasticus), triwulan (Terminalia), wadang (Pterocarpus javanicus), dan Buchanania arborescens.

Tutupan vegetasi sampai saat ini masih sangat baik. Vegetasi hutan pantai didominasi olehBaringtonia raceunosa, nyamplung (Calophylum inophylum), ketapang (Terminalia catappa), waru laut (Hibiscus tiliaceus) dan pandan (Pandanus tectorius). Terdapat 4 (empat) jenis vegetasi mangrove yang dapat dijumpai, yaitu bakau ditemukan dua jenis (Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata), api-api (Avicennia sp.) dan tancang (Bruguiera sp).

Sedangkan jenis satwa liar yang terdapat di kawasan CA Pulau Sempu antara lain : lutung jawa (Tracypithecus auratus), kera hitam (Presbitis cristata pyrrha) , kera abu-abu (Macaca fascicularis), babi hutan (Sus sp), kijang (Muntiacus muntjak), kancil (Tragulus javanicus), raja udang (Alcedo athis), ikan belodok (Periopthalmus sp), kepiting (Ocypoda stimsoni), dan kelomang (Dardanus arropsor), kupu-kupu (Sastragala sp) dan semut (Hymenoptera).

Keunikan dan kekhasan kawadan ini karena memiliki beberapa tipe ekosistem antara lain tipe ekosistem hutan mangrove, hutan pantai dan hutan hujan tropis dataran rendah. Keunikan lain adalah ekosistem Segara Anakan yang merupakan danau di dalam kawasan yang airnya berasal dari air laut yang melewati celah/ karang berlubang (bolong).

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement