Image

Golkar Diharap Bijak Menyikapi Kasus Indra J Piliang

Fahmy Fotaleno, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 06:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 14 337 1776048 golkar-diharap-bijak-menyikapi-kasus-indar-j-piliang-5LAiMSZ4B5.jpg Indra J Piliang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Terkait kasus yang menimpa politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang (IJP), LBH Masyarakat berharap Partai Golkar lebih bijak menyikapi dengan tidak terburu-buru untuk memecat kadernya yang memakai narkotika.

Dalam rilis yang diterima Okezone, Analis Kebijakan Narkotika LBH Masyarakat Yohan Misero berharap Golkar sepatutnya dapat memberikan contoh bagi partai-partai lain serta institusi-institusi negara untuk tidak mendiskriminasi pemakai narkotika serta memberikan kesempatan pada seseorang untuk dapat melalui proses pemulihan.

"Kasus ini sepatutnya dapat dijadikan pelajaran bagi berbagai pihak bahwa justru kriminalisasi terhadap pemakai narkotika, bukan narkotikanya semata, yang akan menghancurkan karir dalam banyak bidang yang telah dibangun lama dan luar biasa baik," ujarnya, Jumat (15/9/2017).

Di sisi lain, lanjut dia, pihaknya menyesalkan pendekatan penegak hukum yang masih terus bottom up, mengincar pemakai narkotika dulu baru bandarnya, bukannya sebaliknya.

"LBH Masyarakat percaya bahwa penegak hukum telah memiliki informasi dan sumber daya yang cukup untuk menjerat bandar-bandar besar terlebih dahulu sebelum kemudian menjerat bandar-bandar kecil, tanpa perlu ada upaya mengkriminalisasi pemakai narkotika," ungkapnya.

Untuk ke depannya, LBH Masyarakat terus berharap pemerintah dapat mendekriminalisasi pemakaian, pembelian, dan penguasaan narkotika dalam jumlah sangat terbatas yang mana hal-hal tersebut adalah hal yang kerap dilakukan pemakai narkotika dalam memenuhi kebutuhannya.

"Dekriminalisasi dapat bermanfaat untuk mengentaskan stigma dan diskriminasi pada pemakai narkotika, membuat penegak hukum fokus pada kasus serta pelaku kejahatan yang lebih besar, serta menghemat anggaran untuk meningkatkan intervensi kesehatan," tutupnya.(fin)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini