Share

Mantap! Berkat Konservasi, Macan Tutul Salju Tak Lagi Terancam Punah

Djanti Virantika, Okezone · Jum'at 15 September 2017 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 15 18 1776377 mantap-berkat-konservasi-macan-tutul-salju-tak-lagi-terancam-punah-IoU62GAsQq.jpg Macan tutul salju. (Foto: Huffingtonpost)

BEBERAPA spesies hewan di dunia memang kini terancam punah. Salah satunya adalah macan tutul salju. Jumlahnya semakin berkurang karena perburuan yang terus dilakukan masyarakat.

Namun, sebuah kabar baru menyebut bahwa spesies kucing besar tersebut kini tak lagi terancam. Status mereka kini telah meningkat, dari terancam punah menjadi rentan. Hal ini diumumkan oleh lembaga dunia yang menilai risiko kepunahan spesies, yakni International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Meski statusnya telah meningkat, para ahli tetap memperingatkan bahwa macan tutul salju masih menghadapi ancaman serius. Jumlahnya dapat terus berkurang jika perburuan, perusakan habitat, serta perubahan iklim tak segera berakhir.

BACA JUGA: Sepertiga Beruang Kutub Akan Punah pada 2056

Hewan ini memang menjadi sasaran empuk para pemburu karena bulunya yang tebal dan indah. Bulu macan tutul salju sering dimanfaatkan untuk bahan baku mantel. Faktor lainnya yang membuat jumlah hewan ini terus berkurang adalah pembunuhan yang sering dilakukan petani karena mereka memangsa hewan ternaknya.

Perubahan status ini diumumkan setelah lima pakar internasional melakukan penilaian selama tiga tahun. Menurut Dr Tom McCarthy, pakar macan tutul salju, status rentan diberikan karena jumlah hewan yang tinggal di pegunungan Asia Tengah, Rusia, dan Pegunungan Himalaya itu itu telah meningkat.

“Untuk dianggap terancam punah, harus ada kurang dari 2.500 macan tutul salju dewasa dan mereka harus mengalami tingkat penurunan yang tinggi," ujarnya, sebagaimana dikutip dari BBC, Jumat (15/9/2017).

Untuk bisa masuk kategori rentan, jumlah hewan ini harus lebih dari 10.000 ekor. Namun, para ahli tak dapat menjamin status ini dapat bertahan lama. Pasalnya, salah satu syarat kategori rentan adalah penurunan populasi macan tutul salju setidaknya harus 10% selama tiga generasi.

“Spesies ini masih menghadapi risiko kepunahan yang tinggi di alam liar. Kemungkinan jumlahnya juga masih terus menurun, tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya," tuturnya.

BACA JUGA: VIDEO: Jerat Hewan yang Terancam Punah, Jurnalis Yordania Dikecam

Peneliti macan tutul salju percaya bahwa penurunan spesies tersebut mungkin telah diperlambat oleh proyek konservasi. Kini, memang banyak pihak yang terus berusaha melindungi hewan-hewan yang terancam punah dengan membuat cagar alam. Jumlah cagar alam untuk habitat macan tutul salju sendiri terus meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

BACA JUGA: Terancam Punah, Paus Masih Saja Diburu Besar-besaran

Menurut McCharty, peran seluruh pihak untuk membuat spesies hewan ini tetap sangat diharapkan. Tugas masyarakat dunia saat ini adalah menjaga agar statusnya tidak turun dan terus meningkat.

“Meski macan tutul salju masih berisiko punah, namun perubahan status ini adalah kabar baik. Sekarang waktunya untuk merayakan perubahan status ini,” tukasnya. (DJI)

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini