JAKARTA - Empat partai dikabarkan akan membangun koalisi dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2018. Keempat partai yang terdiri dari PAN, PPP, Demokrat dan Gerindra juga telah mempertimbangkan beberapa nama.
Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan bahwa Gerindra dari awal sudah membangun komunikasi dengan banyak partai. Ia menambahkan, untuk poros baru nantinya akan menjadi perluasan poros.
"Jadi nantinya poros baru, akan bisa menjadi perluasan poros pada Pilkada Jabar," ujar Sodik kepada Okezone, Minggu (17/9/2017).
Ia menjelaskan, banyak pilihan yang bakal diusung poros baru pada Pilkada Jabar jika nantinya terwujud. Dan masih dicocokkan dengan partai lainnya sampai tibanya masa pendaftaran Pilkada Jabar.
"Kami masih menggodok, sampai tibanya masa pendaftaran," pungkasnya.
Untuk diketahui, syarat untuk mengusulkan calon harus memiliki minimal 20 persen kursi di DPRD Jabar. Kursi DPRD Jabar sendiri memiliki 100 anggota DPRD.
Jumlah kursi tertinggi di DPRD Jabar diraih oleh PDIP sebanyak 20 kursi. Golkar sebanyak 17 kursi, PKS 12 kursi, Demokrat 12 kursi dan Gerindra 11 kursi. Sementara PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, NasDem 5 kursi, PAN 4 kursi dan Hanura 3 kursi.
Bila poros baru terbentuk, maka akan memiliki 34 persen perwakilan. Diyakini bila ini terjadi, calon dari poros baru akan mulus mendaftar di Pilkada Jabar 2018.
(Khafid Mardiyansyah)