Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Dilantik Jadi Presiden, Chester Arthur Jadi Orang Ketiga yang Pimpin AS dalam 1 Tahun

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 20 September 2017 |06:10 WIB
HISTORIPEDIA: Dilantik Jadi Presiden, Chester Arthur Jadi Orang Ketiga yang Pimpin AS dalam 1 Tahun
Presiden ke-21 Amerika Serikat, Chester A Arthur. (Foto: Getty Images)
A
A
A

Satu hari setelah Garfield meninggal dunia, Chester A Arthur dilantik sebagai presiden. Saat menjabat sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam, pria yang lahir pada 5 Oktober 1829 ini menunjukkan pola kepemimpinannya yang berbeda. Ia menjadi pemimpin yang tidak dapat dipengaruhi oleh politik. Padahal, sebelum menjabat sebagai presiden, ia adalah orang yang benar-benar aktif dalam bidang politik.

Karena sikapnya tersebut, partai yang sebelumnya mendukung pria itu, lama-kelamaan menjadi menjauh. Pasalnya, Arthur selalu mengorbankan keuntungan politik saat menjalankan tugasnya. Kepemimpinannya menimbulkan rasa permusuhan dengan para pendukungnya. Hal ini tentu saja memberikan kerugian besar terhadap partainya, yakni Partai Republik.

Selama masa kepemimpinannya yang berlangsung hingga 4 Maret 1885 itu, Arthur pernah melakukan beberapa hal yang membuat tokoh-tokoh politik di AS geram. Ia pernah menuntut beberapa tokoh Partai Republik di pengadilan. Tuntutan ini dilakukan karena orang-orang di partainya melakukan korupsi.

Tak hanya itu, Arthur juga pernah memveto pembagian anggaran belanja negara secara berlebihan guna menguntungkan partainya. Ia juga melarang orang China menjadi imigran ke Amerika Serikat.

Dalam pemerintahannya, Presiden ke-21 Amerika Serikat itu merombak besar-besaran susunan kepegawaian pemerintah. Ia membuat Komisi Kepegawaian Pemerintah dan memasukkan anggota partainya serta Partai Demokrat ke susunan pegawai.

Melalui badan itu, Arthur membuat peraturan yang fenomenal. Ia menerapkan aturan yang mewajibkan orang-orang yang ingin menjadi pegawai di beberapa instansi pemerintah harus mengikuti ujian tertulis. Dengan peraturan ini, pegawai-pegawai di pemerintahan sangat sulit untuk diganti.

Presiden Arthur dikenal dengan keangkuhannya. Sosoknya juga sangat identik dengan minuman keras. Menurut Rutherford B Hayes, Arthur adalah presiden yang sangat buruk.

Karena hal-hal buruk yang dilakukan selama menjabat sebagai presiden, Arthur pun hanya memimpin dalam satu periode. Pada pemilihan selanjutnya, partai-partai yang dulu mendukungnya telah berpindah ke kandidat lain. (DJI)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement