SUBANG - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, Ngaruwat Bumi merupakan tradisi sebagian masyarakat di Jawa Barat yang bisa menjadi salah ikon pariwisata untuk memikat wisatawan, apabila dikelola dengan baik.
"Tradisi masyarakat desa ini bisa menjadi potensi wisata yang sangat bagus jika dikelola dengan baik," ujar Dedi di sela-sela menghadiri undangan masyarakat Kampung Adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Rabu (20/9/2017).
Ngaruwat Bumi merupakan tradisi warga Sunda yang biasa digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian melimpah. Biasanya, waktu pelaksanaannya pun bersamaan dengan pergantian Tahun Baru Islam.
Sebagaimana diketahui, dalam penanggalan kalender Hijriah, besok merupakan awal Tahun Baru Hijriyah 1439.
"Ini merupakan warisan leluhur kita. Makanya perlu dilestarikan dengan baik. Karena dari sini lah tempat tumbuhnya akar kebudayaan, secara religi juga ini merupakan bentuk rasa syukur kepada sang pencipta atas hasil panen warga masyarakat," katanya.