SUASANA alam cerah menemani Okezone kala berziarah ke makam pahlawan cilik Ade Irma Suryani Nasution. Tempat peristirahatan terakhir putri bungsu Jenderal Dr Abdul Haris Nasution yang jadi korban G30S/PKI itu terletak di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Raya Prapanca Raya Nomor 9, RT 01 RW 01, Petogogan, Kebayoran Baru.
Guna memasukinya perlu beberapa prosedur yang harus dipenuhi. Maklum saja, saat ini makam Ade Irma belum dibuka untuk umum, jadi butuh alur khusus. Di posisi terdepan, jajaran satuan pengamanan Kompleks Walkot Jaksel yang berbadan tegap dan terlihat sangat disiplin akan meminta alasan kehadiran pengunjung.
Setelah itu diarahkan untuk melalui proses yang ada di dalam Kantor Walkot Jaksel. Usai melaluinya, pengunjung bisa langsung menuju kawasan makam Ade Irma yang ada di sebelah barat. Pohon tinggi menjulang dengan daun-daun rimbun pun menyambut mereka yang datang. Dilanjutkan adanya satu kandang besar untuk unggas yang sayangnya tidak lagi terisi.
Di depan sudah menanti jajaran anak tangga berliku yang membawa peziarah turun makam. Sambil "menghadang" sebuah Monumen Ade Irma Suryani Nasution setinggi 5 meter. Monumen ini lebih mirip berbentuk piramida dengan setiap sisinya tertempel foto-foto Jenderal Nasution kala bertugas dahulu bersama beberapa tokoh negara.
(Baca: OKEZONE STORY: Luar Biasa! Buku 'Pokok-Pokok Gerilya' Karya AH Nasution Jadi Rujukan Militer Dunia)