Penyelundupan 25 Kg Sabu Jaringan Internasional di Riau Digagalkan, Satu Pelaku Tewas Didor

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Jum'at 06 Oktober 2017 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 06 340 1790210 penyelundupan-25-kg-sabu-jaringan-internasional-di-riau-digagalkan-satu-pelaku-tewas-didor-UaH5g6xiOE.jpg

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Polda Riau mengungkap jaringan narkoba jenis sabu dan ekstasi jaringan Internasional. Sebanyak 25 Kg sabu dan 25 ribu butir pil ekstasi diamankan tim gabungan.

Penyergapan dilakukan di jalur Riau-Sumatera Utara tepatnya di Kilometer 75 Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Satu pelaku yang merupakan seorang kurir ditembak mati. Sementara satu pengawalnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

"Tersangka yang ditembak mati adalah TM Jafar dia yang mengendalikan. Sementara Zaini berperan sebagai sopir," ucap Kapolda Riau, Irjen Nandang Jumat (6/10/2017).

Keduanya membawa barang terlarang yang nilainya miliaran itu dari Provinsi Aceh kemudian melintas ke Sumatera Utara dengan tujuan Pekanbaru, Riau melalui jalur darat kemarin.

Tim gabungan mengikuti keduanya dari Medan, Sumatera Utara. Namun sesampainya di wilayah Riau, petugas sempat kehilangan jejak. Namun sampai di Kandis petugas berhasil kembali mendapatkan jejak mereka.

"Mereka menggunakan dua unit mobil saat kita sergap satu pelaku melakukan perlawanan, maka kita ambil tindakan tegas. Barang bukti yang disimpan di speaker dan di bawah jok mobil," tegasnya.

Hasil penelusuran, sabu itu diselundupkan dari Negara Malaysia melalui perairan. Sampai diperbatasan barang 'haram' itu dijemput bandar narkoba untuk diedarkan di Indonesia. Para bandar itu mengupah keduanya untuk diedarkan di Riau, Jakarta dan Pulau Jawa.

"Mereka membawa narkoba itu dari Malaysia. Riau merupakan daerah yang paling rawan penyelundupan narkoba dari luar negeri melalui perairan," tegas Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari di Pekanbaru.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini