Image

Pendukung Calon Bupati Tolikara Mengamuk, DPR: Yang Kalah Meredam Pendukungnya

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 06:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 337 1794487 pendukung-calon-bupati-tolikara-mengamuk-dpr-yang-kalah-meredam-pendukungnya-S8llWX1ZwT.jpg Suasana Kemendagri setelah diserang massa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Eddy Kusuma Wijaya menyayangkan peristiwa penyerangan sekaligus perusakan gedug Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilakukan pendukung satu calon Bupati Kabupaten Tolikara Papua.

Menurut Eddy, peristiwa itu tidak mungkin terjadi tanpa ada dalang yang sengaja mencari masalah akibat kekalahannya dalam helatan Pilkada. Semestinya semua pihak menerima apa pun yang telah menjadi putusan MK, yang menjadi pegangan hukum final.

Baca juga: FOKUS: Menelisik Penyerangan Kantor Kemendagri, Efek Kisruh Pilkada Tolikara

"Para pelaku itu hendaknya mematuhi peraturan MK, pihak yang kalah harus meredam pendukungnya, jangan memanas-panasi pendukungnya," ucap Eddy saat berbincang-bincang dengan Okezone, Jumat (13/10/2017)

Eddy menambahkan, para kandidat yang dinyatakan kalah oleh KPU maupun di tingkat MK seharusnya menjelaskan pada pendukung untuk menerima keputusan, bukan malah memprovokasi hingga nekat melakukan apa saja.

Baca juga: Massa Calon Bupati Serang Kantor Kemendagri, KPU: Hasil Pilkada Tolikara Sesuai Putusan MK

"Harus diterangkan kepada pendukungnya bahwa kasus itu sudah diputukan oleh MK dan memang itulah keputusan yang terakhir," tuturnya.

Berkaitan dengan kasus penyerangan, 15 orang yang diamankan meski pada akhirnya hanya 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. "Kepada para pelaku ini harus ditindak tegas donk sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini