Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKEZONE STORY: Nestapa Julia Pastrana, "Wanita Kera" yang Dieksploitasi meski Telah Meninggal Dunia

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Sabtu, 14 Oktober 2017 |08:14 WIB
OKEZONE STORY: Nestapa Julia Pastrana,
Julia Pastrana. (Foto: The Vintage News)
A
A
A

Pada 1857, di Leipzig, Jerman, Julia tampil di atas panggung dalam sebuah drama yang ditulis khusus untuknya. Poster promosi untuk pertunjukan tersebut memberinya tampilan yang sangat aneh, karena bibirnya diberi warna merah yang berlebihan, mirip dengan gambar orang Afrika-Amerika yang radikal pada saat itu. Ketika penonton Jerman melihat Julia Pastrana, mereka menganggap pertunjukannya tidak bagus dan menolaknya. Situasinya kala itu kacau balau, menyebabkan intervensi dari polisi yang harus menghentikan acaranya.

Pada Januari 1860, saat dia berada di Moskow, dia melahirkan seorang bayi. Namun sayang, dua hari kemudian anaknya tersebut meninggal. Tiga hari setelah kematian anak itu, Julia sendiri meninggal dunia.

"Saya bahagia. Aku tahu aku telah dicintai untuk diriku sendiri," katanya sebelum meninggal.

Namun setelah meninggal bukan berarti cerita sedih Julia berakhir. Suami Julia menjual jasad Julia dan anaknya itu kepada seorang profesor anatomi, Sukolov, di Moskow. Sukolov membalsem kedua mayat itu dan menunjukkannya secara terbuka. Namun saat mendengar tindakan Sukolov yang menguntungkan, suami Julia meminta kedua jasad tersebut kembali. Setelah mendapatkan kembali kendali atas tubuh Julia dan putranya, selama enam tahun berikutnya, suaminya itu memamerkannya di lemari kaca ke seluruh dunia.

Mayat tersebut dicuri dan kemudian dibuang di Norwegia, di mana mereka akhirnya ditemukan oleh polisi pada 1967. Mayat tersebut disimpan di gudang sebuah universitas di Oslo. Pada 2005, seniman Meksiko Lauren Anderson Barbata membawa tubuh Julia kembali ke Meksiko.

"Saya merasa Julia berhak mendapatkan kembali martabat dan tempatnya dalam sejarah dan kenangan dunia," ungkap Barbata. Akhirnya, pada 12 Februari 2013, Julia Pastrana dimakamkan dan diistirahatkan dengan layak.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement