Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Putra Wartawan Malta yang Tewas Dibom: Ibu Dibunuh karena Membela Supremasi Hukum

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 17 Oktober 2017 |19:36 WIB
Putra Wartawan Malta yang Tewas Dibom: Ibu Dibunuh karena Membela Supremasi Hukum
Daphne Caruana Galicia adalah seorang wartawan anti-korupsi terkemuka di Eropa (Foto: Darrin Zammit Lupi/Reuters)
A
A
A

Komisi Eropa menyebut pembunuhan tersebut sangat menakutkan dan meminta keadilan ditegakkan. Juru bicara Komisi Eropa, Margaritis Schinas mengatakan, pihaknya akan melakukan prosedur untuk mengecek apakah Malta sudah memenuhi standar Uni Eropa (UE) atau belum terkait supremasi hukum.

Sebagai informasi, Malta sedang mengajukan diri untuk bergabung dengan Uni Eropa. Cukup banyak syarat yang dibutuhkan agar diterima menjadi anggota UE, salah satunya adalah penghapusan hukuman mati. Prosedur pengecekan terhadap tegaknya supremasi hukum saat ini juga sedang dilakukan terhadap Polandia terkait reformasi yudisial.

“Kami tidak akan berspekulasi mengenai hal tersebut. Sebab, itu sangat serius. Ini adalah tindakan mengerikan yang terjadi dan satu-satunya yang penting saat ini adalah menegakkan keadilan,” tukas Margaritis Schinas.

Selama karirnya sebagai jurnalis, Galizia juga mengelola sebuah halaman blog yang sangat populer. Melalui blog tersebut, ia mengungkapkan kasus-kasus korupsi tingkat tinggi yang menargetkan beberapa politisi Malta terkemuka dari berbagai partai.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement