"Bukan merubah dasar pemikirannya, bukan mengambil filsafat yang menariknya, tapi bagaimana SDM jadi peran yang utama. Bagaimana dia berperan? Bagaimana dia meletakkan jejak nyata dan mempersiapkan masa depan bangsanya? Kualitas (manusianya) harus jitu," tutur Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar ini.
Habibie berujar, untuk menjadi bangsa yang unggul tak cukup dengan merdeka saja. Menurutnya banyak bangsa yang telah merdeka tapi minim kebebasan. Sebaliknya, banyak bangsa yang bebas tetapi tidak merdeka.
"Anda butuh dua-duanya (kebebasan dan kemerdekaan). Tapi itu tak boleh bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila. Jadi revitalisasi itu harus mendalam dan memikirkan kepada sumber daya manusia terbarukan," ujarnya.
Lebih lanjut Habibie menjelaskan, awal mulanya lahirnya sumber daya manusia terbarukan terletak pada keluarga. Karena itu ia meminta agar Golkar memikirkan terciptanya keluarga sejahtera di Tanah Air. Pasalnya, keluarga merupakan tempat awal lahirnya SDM terbarukan.
"Jadi sebenarnya Golkar harus memikirkan agar menjadikan keluarga sejahtera. Kuncinya keluarga, pungkas Habibie. [Baca Juga: Elite Golkar Kumpul di Seminar Pancasila, dari Setnov hingga Habibie]
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.