Wow! Penyanyi Pen-Pineapple-Apple-Pen Akan Hibur Trump Saat Kunjungi Jepang

Emirald Julio, Okezone · Senin 30 Oktober 2017 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 30 18 1804942 wow-penyanyi-pen-pineapple-apple-pen-akan-hibur-trump-saat-kunjungi-jepang-p2fxZDLbpC.jpg Foto Piko-Taro saat memberikan konferensi pers (Foto: AP)

TOKYO – Bila sesuai jadwal, maka Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan kunjungan kenegaraannya ke Jepang pada pekan depan. Rencananya ketika di Negeri Sakura, penyanyi lagu viral Pen-Pinappple-Apple-Pen (PPAP), Piko-Taro, akan menghibur Trump.

Sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Senin (30/10/2017) selain Piko-Taro, atlet golf nomor 1 Jepang, Hideki Matsumaya juga diundang untuk menjamu Trump. Juara PGA tour selama lima kali itu dilaporkan akan bermain golf dengan Trump dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abu, di lapangan yang berlokasi dekat Kota Tokyo.

Kyodo mewartakan, diundangnya Piko-Taro tampaknya memiliki hubungan dengan cucu Trump, Arabella Kushner. Pasalnya, putri dari Ivanka Trump itu pernah terekam dalam video bernyanyi lagu PPAP.

Sumber Pemerintahan Jepang mengklaim bahwa Abe sempat menyinggung video Arabella tersebut kepada Trump saat ia memenangi pilpres AS. Perdana Menteri Jepang tersebut menyebut, ia terhibur dengan video itu.

Saat Abe mengunjung AS pada Februari 2017, Trump mengajaknya ke resort Mar-a-Lago di Florida. Ketika di sana, kedua pemimpin negara itu menikmati permainan golf selama lima jam.

Rencananya, Trump akan mengunjungi Jepang pada 5 hingga 7 November 2017. Bukan hanya Jepang, tur selama 12 hari itu juga akan membawa Trump mengunjungi Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina.

Saat berada di Jepang, Trump dan Abe serta Matsumaya akan bermain golf pada 5 November di Kasumigaseki Country Club, Kota Kawagoe. Sekadar informasi, lapangan golf ini juga akan menjadi venue saat perhelatan Tokyo Olympic Games 2020.

Matsumaya sempat mengatakan bahwa ia merasa tidak layak ketika dihubungi untuk menemani Abe serta Trump bermain golf. Namun ia menerimanya karena ini merupakan kesempatan sekali seumur hidup. “Saya tidak yakin apakah saya cukup baik,” ucap atlet golf berusia 25 tahun itu kepada kantor berita Kyodo.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini