Trump Ingin Jepang Jadi Penengah Antara Amerika dan Iran

Agregasi VOA, · Selasa 28 Mei 2019 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 28 18 2061154 trump-ingin-jepang-jadi-penengah-antara-amerika-dan-iran-pwiZa2czjL.jpg Presiden AS Donald Trump dan PM Jepang Shinzo Abe memberikan konferensi pers di Tokyo pada Senin 27 Mei 2019. (Foto: AP)

MESKIPUN pembicaraan di Tokyo pada Senin 27 Mei 2019 terus dibayangi Korea Utara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga mengalihkan perhatian pada isu perdagangan dan diplomatik. Trump justru menggagas Jepang bisa menjadi penengah antara Amerika dan satu musuh lainnya yaitu Iran.

Setelah memulai lawatan sebagai kepala negara asing pertama yang menemui Kaisar Naruhito yang baru dinobatkan dalam satu upacara yang rumit di Istana Kerajaan, Presiden Trump dan PM Jepang Shinzo Abe melakukan pembicaraan tentang langkah menuju perjanjian dagang baru antara kedua negara.

Setelah sekian lama mengeluh bahwa Jepang meraup keuntungan tidak adil dari Amerika, Trump mengatakan dalam jumpa pers bersama dengan Abe bahwa perjanjian baru akan berlandaskan prinsip "adil dan imbal-balik".

(Baca juga: Diancam Trump, Menlu: Iran Telah Berdiri Tegak Selama Ribuan Tahun)

Trump mengatakan, "Tujuan kami adalah menurunkan defisit perdagangan kami dengan Jepang, menyingkirkan rintangan dagang dan semua bentuk rintangan supaya barang ekspor Amerika benar-benar mendapat keadilan dan landasan yang kuat."

Kedua pemimpin memang mengemukakan keinginan untuk menjalin perjanjian perdagangan bilateral setelah Trump menarik Amerika keluar dari Trans-Pacific Partnership (TPP) yang tadinya dipelopori oleh Tokyo dan Washington di bawah Presiden Obama.

"TPP akan memusnahkan industri dan banyak dari pabrik kami. Kami tidak ikut dalam TPP, jadi yang disepakati negara lain sama sekali tidak mengikat bagi Amerika," tambahnya.

Dalam menjawab pertanyaan VOA, Trump mengatakan tidak apa-apa jika Abe bertindak sebagai penengah antara Amerika dan Iran.

(Baca juga: Presiden Putin Minta Iran Tetap Dalam Perjanjian Nuklir)

"Saya tahu Perdana Menteri Abe dan Jepang mempunyai hubungan sangat baik dengan Iran, mari tunggu apa yang terjadi. Perdana Menteri Abe sudah membicarakan itu dengan saya, dan saya percaya Iran ingin berbicara dan kami juga ingin berbicara, jadi tunggulah bagaimana perkembangannya," kata Trump.

Ketegangan hubungan Amerika dengan Iran meningkat belakangan ini karena Trump mencabut pengecualian yang tadinya berlaku bagi pembeli terbesar minyak Iran untuk meneruskan pembelian sekalipun Amerika mengenakan sanksi baru terhadap Iran.

Di samping itu Trump juga meningkatkan kehadiran militer Amerika di kawasan Teluk sebagai jawaban atas yang disebutnya adanya ancaman dari Iran.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini