Perdana Menteri (PM) Spanyol, Mariano Rajoy memecat semua jajaran pemerintahan di Catalunya dan memerintahkan diadakannya pemilihan baru pada 21 Desember mendatang guna memulihkan status hukum di wilayah otonomi tersebut.
BACA JUGA: Didakwa Kejaksaan Spanyol, Mantan Presiden Catalunya Lari ke Belgia
Pada sebuah konferensi pers di Brussels pada Selasa, 31 Oktober, Puigdemont mengatakan bahwa dia akan segera kembali ke Spanyol jika proses peradilan yang adil dijamin di Spanyol.
"Situasinya berkembang setiap hari. Di sini kami memiliki jaminan yang lebih baik untuk hak kami dan kami dapat memenuhi kewajiban kami dari sini, "katanya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.