Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemendagri Jamin Daftar Ulang Kartu Sim Card Aman

Prabowo , Jurnalis-Kamis, 02 November 2017 |23:30 WIB
Kemendagri Jamin Daftar Ulang Kartu Sim Card Aman
Ilustrasi (Dok.Youtube)
A
A
A

YOGYAKARTA - Kebijakan daftar ulang kartu sim card dengan mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam Kartu Keluarga (KK) bukan kebijakan instan. Tapi, kebijakan itu telah dirancang sejak setahun silam oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagi).

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah menegaskan jika kebijakan itu baru terealisir bulan November ini, setelah melakukan kerjasama dengan sejumlah provider. Bagi yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk, bisa melihat dalam KK untuk menemukan NIK.

Zidan yang juga Ketum KORPRI ini meminta agar pengguna kartu sim cart untuk melakukan regristrasi ulang sesuai identitasnya. Jangan sampai, kata dia, KK yang dimiliki hilang karena itu merupakan data kependudukan yang dimiliki setiap warga negara Indonesia.

"Kebijakan ini untuk melindungi warga negara, melindungi konsumen dan negara," katanya saat pembukaan Pornas KORPRI ke 14 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (2/11/2017).

Konsumen, kata dia, lebih aman dari tindak penipuan. Warga masyarakat juga aman dari berita hoax karena penyebar hoax pasti dapat dilacak identitasnya dan negara juga aman.

Satu nomor NIK, bisa digunakan untuk mendaftarkan lebih dari satu sim card. Dari Kemendagri, satu NIK bisa daftar beberapa kartu, namun aturan detailnya ada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Saat ini, kata dia, sudah ada sekira 72 juta pelanggan yang melakukan regristrasi ulang kartu sim card. Terkait keluhan masyarakat yang sulit melakukan regristrasi ulang, pihaknya meminta agar bersabar dan melakukan lagi diwaktu lain, karena banyak yang melakukan daftar ulang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement