Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misterius! Ruang Kosong Besar Ditemukan di Dalam Piramida Agung Mesir

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2017 |23:02 WIB
Misterius! Ruang Kosong Besar Ditemukan di Dalam Piramida Agung Mesir
Piramida Agung Giza di Mesir. (Foto: Reuters)
A
A
A

KAIRO – Para ilmuwan kembali menemukan hal yang fantastis dari Piramida Agung Giza yang terletak di Mesir. Mereka berhasil mengidentifikasi adanya ruang kosong diidentifikasi di sana.

Sebagaimana diwartakan Reuters, Jumat (3/11/2017), ilmuwan berhasil mendeteksi ruang kosong besar di dalam Piramida. Hal ini diketahui setelah mereka melakukan penelitian menggunakan metode pencitraan berdasarkan sinar kosmik.

Para ilmuwan mengumumkan penemuan tersebut pada Kamis 2 November 2017. Namun, mereka tidak dapat mengetahui lebih lanjut tujuan, isi, atau ukuran yang tepat dari ruang kosong di dalam Piramida itu. Pasalnya, mereka tidak dapat mengakses ruangan di bangunan yang dipakai sebagai makam monumental pada 2560 sebelum masehi (SM) itu.

BACA JUGA: Wah! Arkeolog Mesir Kembali Temukan Makam Kuno Berusia 2.000 Tahun

Untuk mengintip bagian dalam piramida, para ilmuwan menggunakan teknik pencitraan yang disebut muon tomography. Alat tersebut melacak partikel yang berada di Bumi dengan kecepatan cahaya sehingga dapat menembus lebih dalam benda padat.

Mereka mengatakan bahwa struktur internal yang baru ditemukan itu panjangnya sekira 30 meter dan terletak di atas lorong Grand Gallery berukuran sekira 47 meter. Lorong itu merupakan salah satu dari serangkaian lorong dan ruang yang sangat luas di dalam Piramida.

"Apa yang kita yakini sebagai ruang kosong besar ini berada di sana. Ini sangat mengesankan. Sebelumnya, hal ini tidak diketahui, sejauh yang saya tahu, teori apa pun belum mengungkapnya," kata Mehdi Tayoubi, ketua dan salah satu pendiri HIP Institute di Prancis.

BACA JUGA: Wah! Arkeolog Mesir Temukan Makam Pengrajin Emas Berusia 3.000 Tahun

Ruang kosong itu diketahui dari sebuah proyek bernama Scan Pyramids. Proyek itu mengandalkan metode pemindaian noninvasif untuk menyelidiki struktur internal piramida periode Kerajaan Mesir Kuno dan memahami bagaimana bangunan itu dibuat.

"Kami tidak melakukan misi ini untuk menemukan rongga tersembunyi," kata Hany Helal dari salah satu peneliti dari Universitas Kairo.

BACA JUGA: Wow! Piramida Kuno Berusia 3.700 Tahun Ditemukan di Mesir

Partikel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari interaksi antara sinar kosmik dari angkasa dan atom atmosfer dari atas bumi. Partikel bisa menembus ratusan meter. Sehingga, mereka dapat melihat rongga dalam struktur padat tersebut. (DJI)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement