Share

Dinilai Tidak Loyal, Wakil Presiden Zimbabwe Dipecat

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Selasa 07 November 2017 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 07 18 1809567 dinilai-tidak-loyal-wakil-presiden-zimbabwe-dipecat-C0kOVH45xX.jpg Presiden Zimbabwe Robert Mugabe (tengah) memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa (kiri) karena dinilai tidak loyal (Foto: Jekesai Njikizana/AFP)

HARARE – Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa karena dianggap tidak loyal. Pemecatan tersebut diumumkan oleh Menteri Informasi Simon Khaya Moyo lewat konferensi pers.

BACA JUGA: Gerah Internal Partai Bergejolak, Presiden Zimbabwe Rombak Kabinet Pekan Depan

“Wakil Presiden secara konsisten dan terus-menerus menunjukkan sifat ketidaksetiaan, tidak hormat, tipu daya, dan tidak dapat diandalkan. Sudah jelas bahwa segala tindakannya dalam melaksanakan tugas menjadi tidak sesuai dengan tanggung jawab resminya,” ucap Simon Khaya Moyo, melansir dari Reuters, Selasa (7/11/2017).

Emmerson Mnangagwa sering dianggap sebagai penerus yang ideal bagi Robert Mugabe. Akan tetapi, mantan kepala intelijen itu juga dituduh tidak loyal karena dianggap sebagai pemecah belah Partai ZANU-PF yang dipimpin Presiden Robert Mugabe.

BACA JUGA: Ibu Negara Zimbabwe Tantang Suaminya Tunjuk Calon Pengganti

BACA JUGA: Menginjak Usia 93 Tahun, Presiden Zimbabwe Belum Berencana Mundur 

Ketidaksetiaan Mnangagwa sempat disorot oleh Ibu Negara Grace Mugabe dalam pidatonya pada Minggu 5 November. Perempuan berusia 52 tahun itu mengatakan, ada seorang perencana kudeta dan pengecut di internal Partai ZANU-PF. Orang tersebut adalah Emmerson Mnangagwa.

“Ular harus dipukul di kepalanya. Kita harus mengatasi ular yang sebenarnya di belakang faksi dan terbelahnya partai. Kami akan menggelar kongres sebagai partai yang bersatu,” ujar Grace Mugabe dalam pidatonya, mengutip dari BBC.

Pemecatan tersebut diyakini akan menjadi dorongan kuat bagi Grace Mugabe yang kerap mengkritik Emmerson. Grace sendiri digadang-gadang menjadi penerus sang suami, Robert Mugabe, untuk menjadi Presiden Zimbabwe berikutnya.

BACA JUGA: Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Pastikan Maju Pemilu 2018

Sebagaimana diketahui, Robert Mugabe yang berkuasa sejak 1987, saat ini sudah berusia 93 tahun. Kesehatan sang presiden yang semakin menurun akibat digerogoti usia membuat isu penerus menjadi sensitif menjelang pemilihan umum (pemilu) 2018. Robert sendiri pernah menyatakan tetap akan maju sebagai calon petahana.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini