nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Survei Puskopi, Nama Deddy Mizwar Melejit di Pilgub Jabar 2018

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 08 November 2017 06:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 08 519 1810329 hasil-survei-puskopi-nama-deddy-mizwar-melejit-di-pilgub-jabar-2018-bBuu8UF0Db.jpg (Foto: Antara)

JAKARTA – Pusat Kajian Opini Publik Indonesia (Puskopi) merilis hasil survei mengenai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Hasilnya, nama Deddy Mizwar meraih posisi teratas ketimbang figur-figur lainnya.

Direktur Eksekutif Puskopi, Andri Gunawan mengatakan, berdasarkan pemberitaan media massa dan informasi yang didapat dari partai politik, terdapat banyak nama yang bermunculan sebagai bakal calon gubernur (bacagub) Jawa Barat.

Nama-nama tersebut di antaranya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal, Birokrat Pemprov Jabar Iwa Karniwa, istri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani; politikus PDI-P Puti Guntur Soekarno, Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulanjana, serta Ketua Komisi IX DPR yang juga politikus Demokrat, Dede Yusuf.

"Hasilnya, dari berbagai nama di atas, ternyata Deddy Mizwar kembali melejit dibanding para kandidat lainnya. Itu terbukti dari temuan survei. Masyarakat menilai Demiz cocok dan pantas memimpin Jawa Barat dengan jawaban sekitar 78,7% responden," ucap Andri melalui siaran persnya, Rabu (8/11/2017).

(Baca Juga: PAN Anggap Ada Kaitan Pencalonan Demiz di Jabar dengan Pilpres 2019)

Ia menuturkan, Demiz dinilai sebagai tokoh yang berintegritas dan kompeten serta memiliki kemampuan untuk meyelesaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, dan politik di Jawa Barat.

Sementara di urutan kedua terdapat nama Dedi Mulyadi yang memperoleh jawaban responden sebesar 70,3%, Dede Yusuf 68,7%, Ridwan Kamil 66,4%, Iwa Karniwa 66,3%, Netty Prasetiyani 54,7%, Puti Guntur Soekarno 51,2%, Agung Suryamal 50,7%, dan Iwan Sulanjana 49,2%.

Andri menuturkan, dalam temuan survei opini masyarakat Jawa Barat terkait penilaian tokoh yang diuji dari kriteria paling bersih dari korupsi, dekat dengan rakyat, bertanggung jawab, setia, beriman, sederhana, pintar, rendah hati, berpengalaman dan teruji; hasilnya 82,9% responden juga memilih Deddy Mizwar.

"Di urutan kedua yang mempunyai kriteria yang diinginkan masyarakat ditempati Dede Yusuf dengan raihan 72,1%, Dedi Mulyadi 70,9%, Ridwan Kamil 67,3%, Iwa Karniwa 66,4%, Iwan Sulanjana 57,3%, Netty Prasetiyani 53,4%, Puti Guntur Soekarno51,6%, dan Agung Suryamal 51,4%," tandasnya.

(Baca Juga: Pilgub Jabar, PAN Keluarkan SK Dukungan Deddy Mizwar Setelah Paslon Lengkap)

Sementara itu, lanjut Andri, ketika responden ditanyakan mengenai siapa tokoh yang akan dipilih dan paling pantas menjabat Gubernur Jawa Barat, maka jawaban dari 24,3% responden memilih nama Deddy Mizwar. Lalu di urutan kedua Dede Yusuf dipilih 10,2%, Dedi Mulyadi 8,7%, Iwa Karniwa 6,1%, Ridwan Kamil 5,7%, Puti Guntur Soekarno 5,2%, Netty Prasetiani 4,1%, Agung Suryamal 2,4%, dan Iwan Sulanjana 2,1%.

"Sementara yang memilih tokoh lain selain yang diuji sebanyak 9,1% dan yang tidak menjawab sebanyak 22,1%. Jawaban atas pertanyaan tertulis jika pemilihan kepala daerah dilakukan hari ini lagi-lagi nama Deddy Mizwar dipilih dan diharapkan menjadi Gubernur Jawa Barat oleh 31,2% responden," tutur dia.

"Di posisi kedua Dedi Mulyadi 10,6%, Iwa Karniwa 9,3 %, Ridwan Kamil 8,9 %, Dede Yusuf 8,6 %, Puti Guntur Soekarno 6,7 %, Netty Prasetiani 4,4 %, Agung Suryamal 2,8 % dan Iwan Sulanjana 2,3 %. Sementara tidak memilih sebanyak 15,2 %," sambung Andri.

Ia melanjutkan, ketika responden ditanya jika tokoh pilihan responden ternyata tidak mencalonkan diri atau tidak berhasil mendapatkan parpol pengusung, maka jawaban responden sebanyak 70,8% akan memilih tokoh lain dan sebanyak 29,2% kemingkinan tidak akan memilih alias golput.

"Ini artinya sebanyak 70,8% responden masih bisa berubah pilihannya jika tokoh yang dipilih saat survei ini berlaku ternyata tidak maju sebagai calon gubernur dan ada potensi golput sebanyak 29,2%," tegas Andri.

Lalu, berdasarkan temuannya, dari sisi popularitas, hasilnya didapati Deddy Mizwar merupakan tokoh yang paling dikenal dan diketahui prestasi dan tindak-tanduknya selama menjadi pejabat publik. Selain itu, profesinya sebagai pekerja film dan sinetron serta bintang iklan dan sinetron di televisi diketahui responden sebanyak 76,3%.

"Di urutan kedua adalah Dedi Mulyadi dikenal secara baik oleh 64,9% responden, lalu Netty Prasetiyani 64,6%, Dede Yusuf dikenal oleh 64.4% responden, Puti Guntur Soekarno dikenal sebanyak 63,7% responden, Ridwan Kamil 63,6%, Iwa Karniwa 62,8% ,Iwan Sulanjana 50,2%, dan Agung Suryamal 48,4%," terang Andri.

Survei Puskopi dilakukan sejak 15 Oktober sampai 27 Oktober 2017. Responden yang dilibatkan sebanyak 1.897 orang warga Jabar dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi sebesar 32,8 juta. Jajak pendapat dilakukan dengan mengunakan wawancara secara langsung melalui telepon dan melalui pengisian kuisioner yang dipandu oleh para surveyor Puskopi.

Metode yang digunakan dalam survei ini yakni multistage random sampling secara proposional tersebar di 9 kota dan 18 kabupaten di Jawa Barat. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,25%.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini