Pancasila Dipuji, Profesor Italia: Indonesia Harus Bawa Ideologi Ini ke Kancah Dunia

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 10 November 2017 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 10 18 1811987 pancasila-dipuji-profesor-italia-indonesia-harus-bawa-ideologi-ini-ke-kancah-dunia-THcC3Rpa4q.jpg Din Syamsudin saat berdiskusi dengan Pemimpin Komunitas Sant Edigio, Italia, Prof. Marco Impagliazzo, di Kantor OASE, 10 November 2017. (Foto: Rahman A/Okezone)

JAKARTA - Reputasi Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa telah diakui oleh dunia internasional. Sebagai pimpinan organisasi yang menyuarakan kerukunan umat beragama, Prof. Marco Impagliazzo ternyata juga memiliki kekaguman terhadap dasar negara Indonesia itu.

"Saya mengatakan bahwa dari luar ideologi Pancasila itu sangat penting," kata Pimpinan Komunitas Sant Edigio itu saat menghadiri diskusi lintas agama dengan Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, Prof. Din Syamsudin di Kantor OASE, Kabinet Kerja, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

"Pancasila adalah sesuatu yang harus diperlihatkan oleh Indonesia kepada yang lain. Indonesia harus bangga dengan ideologi ini karena menjadi model bagi negara-negara lain," tambahnya.

Prof. Din Syamsudin menilai pernyataan yang disampaikan Marco tersebut merupakan sebuah penghargaan yang sangat tinggi bagi Pancasila. Hal itu berarti Pancasila diakui sebagai pemersatu suku-suku di Indonesia.

"Ini adalah sebuah pernyataan yang tulus agar bangsa Indonesia dapat mencerahkan dunia dengan Pancasila. Itu harus dimulai dengan keyakinan kita, tidak hanya memiliki Pancasila tetapi juga menjadi warga negara yang menjiwai Pancasila," ujarnya.


BACA JUGA: "Hanya Jembatan yang Bisa Menyelamatkan Dunia, Bukan Tembok"

Kedua tokoh tersebut sepakat untuk mempromosikan Pancasila ke dunia internasional.

"Kita mengadakan konferensi internasional untuk menekankan pentingnya Pancasila. Ini adalah peran kita saat ini. Kita adalah duta besar Pancasila," kata Marco.

Sementara Din Syamsudin mengatakan, pertama-tama Indonesia harus terlebih dahulu menunjukkan hasil dari Pancasila sebelum bisa ditiru oleh dunia internasional. Jika hal itu bisa dilakukan, maka dunia mungkin akan mengikuti Indonesia dan mengadopsi Pancasila.

"Jadi tidak mustahil suatu hari dunia melalui PBB meratifikasi Pancasila," pungkas mantan ketua umum Muhammadiyah itu.


BACA JUGA: "Hanya Jembatan yang Bisa

Menyelamatkan Dunia, Bukan Tembok"
https://news.okezone.com/read/2017/11/10/

337/1811957/hanya-jembatan-yang-bisa-

menyelamatkan-dunia-bukan-tembok

(rfa)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini