Image

OKEZONE STORY: Terjangkit Wabah Aneh, Masyarakat Eropa Abad Pertengahan Menari Tanpa Henti

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813509 okezone-story-terjangkit-wabah-aneh-masyarakat-eropa-abad-pertengahan-menari-tanpa-henti-St7OgxE5zX.jpg Wabah aneh tersebut membuat warga Eropa menari tanpa henti (Foto: The Vintage News)

SEBUAH fenomena aneh pernah terjadi di Eropa pada abad pertengahan. Para warga terus menari dan tak dapat berhenti hingga mereka pingsan. Hal ini pun dikaitkan dengan kekuatan setan, pemujaan agama, atau halusinogen.

Gejalanya yang dialami warga bervariasi. Jika ada satu orang yang terinfeksi, mereka akan menularkannya kepada orang lainnya. Mereka bergerak-gerak tanpa berhenti hingga terlihat mirip seperti orang menari. Hal ini dilakukan hingga tubuh mereka tersentak akibat kejang.

Orang yang melakukan hal ini, tidak akan sadar dengan dirinya sendiri. Mereka menari selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan dalam beberapa kasus hingga berbulan-bulan. Beberapa orang yang menderita ini terkadang meninggal karena kelelahan atau kelaparan.

Pada 1237, di Erfurt, Jerman, sekelompok anak menunjukkan tanda-tanda yang sama. Hal itu terjadi ketika mereka menempuh perjalanan sejauh 13 mil ke Kota Arnstadt. Mereka menari dan melompat sepanjang perjalanan mereka. Begitu sampai di tempat tujuan, mereka terjatuh ke tanah, akibat kelelahan.

Beberapa pihak mengklaim bahwa sebagian besar anak yang melakukannya tak lama kemudian meninggal. Sementara mereka yang hidup, akan mengalami sakit jiwa permanen.

Melansir dari The Vintage News, Selasa (14/11/2017), cerita ini diklaim serupa dengan legenda Pied Piper dari Hamelin. Legenda itu menceritakan seorang piper dengan kekuatan supranatural membuat seluruh anak di kelompoknya tewas. Hal ini dilakukan sebagai tindakan balas dendam terhadap penduduk kota yang menolak untuk membayarnya setelah memberantas tikus.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini