Image

Diprediksi Tegang, Suasana Pertemuan Trump dengan Presiden Filipina Justru Mencair

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813562 diprediksi-tegang-suasana-pertemuan-trump-dengan-presiden-filipina-justru-mencair-X9LnpSaazN.JPG Presiden AS Donald Trump melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte (Foto: Jonathan Ernst/Reuters)

MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte akhirnya berhasil mewujudkan impian bertemu sang idola, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump. Keduanya bertemu di sela-sela KTT ke-31 ASEAN di Manila pada Senin 13 November sore waktu setempat.

Presiden Trump menyatakan dirinya memiliki hubungan yang hebat dengan Presiden Duterte. Sebagaimana yang diperkirakan, pertemuan bilateral itu menghindari isu hak asasi manusia (HAM) yang menjadi perhatian dunia terutama terkait perang narkoba ala Duterte di Filipina.

“Fokus pembahasan adalah ISIS, peredaran narkoba ilegal, dan perdagangan. HAM hanya disinggung sedikit dalam konteks upaya Filipina memberantas peredaran narkoba ilegal,” ujar juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengutip dari Reuters, Selasa (14/11/2017).

BACA JUGA: Berkat KTT APEC, Presiden Filipina Bisa Bertemu Idolanya 

Sementara itu, juru bicara Istana Malacanang, Istana Kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan, Duterte sudah menjelaskan kebijakan antinarkoba miliknya kepada Trump. Poilitikus Partai Republik itu nampak mengapresiasi upaya Duterte dalam pertemuan tersebut.

Duterte bahkan menyatakan dengan lantang bahwa Filipina adalah sekutu AS di awal pertemuan untuk mencairkan suasana. Pernyataan itu lantas dibalas Donald Trump dengan mengatakan kedua negara memiliki hubungan yang baik. Pria berusia 71 tahun itu juga memuji penyelenggaraan KTT ke-31 ASEAN di mana AS menjadi mitra yang diundang untuk hadir.

“Kita memiliki hubungan yang hebat. Ini sangat sukses. Dan KTT ASEAN berhasil diselenggarakan dengan indah oleh Presiden Filipina,” ujar Donald Trump.

Sehari sebelum pertemuan tersebut, Duterte sempat menyanyikan lagu berjudul ‘Ikaw’ yang berarti Kamu dalam bahasa Tagalog pada jamuan makan malam. Mantan Wali Kota Davao City itu melontarkan lelucon bahwa dirinya menyanyikan lagu tersebut atas perintah Panglima Tertinggi Militer AS, yakni Presiden Donald Trump.

Duterte sendiri sering dijuluki sebagai ‘Donald Trump dari Asia’ karena gayanya yang mirip dengan sang idola. Meski demikian, pria berjuluk Digong itu nyatanya pernah berkonflik dengan Barack Obama semasa menjabat sebagai Presiden AS, lagi-lagi terkait perang narkoba yang sudah menewaskan hampir 4.000 orang itu.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini