Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebulan Pasca-Ledakan Pabrik Petasan, Keberadaan Subarna Ega Masih Misterius

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Selasa, 21 November 2017 |11:47 WIB
Sebulan Pasca-Ledakan Pabrik Petasan, Keberadaan Subarna Ega Masih Misterius
Kombes Argo Yuwono. (Foto: Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Meski sudah sebulan pasca-ledakan dan kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, polisi masih belum bisa menguak keberadaan tukang las, Subarna Ega. Pria yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut hingga kini masih misterius.

"Belum ketemu dia (Ega)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pada wartawan, Selasa (21/11/2017).

Selain Ega, kata Argo, empat kantong jenazah di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur yang berisi serpihan tidak bisa diidentifikasi. Sedangkan satu kantong berisi jenazah utuh yang juga masih di rumah sakit tersebut dipastikan bukan Ega.

(Baca juga: Dijadikan Tersangka, Subarna Ega Diduga Tewas Dalam Ledakan Pabrik Petasan di Kosambi)

Sebab, ungkapnya, berdasarkan pencocokan DNA yang ada, jasad itu pun hingga kini belum diketahui jasad siapa. Pasalnya, saat ada warga yang mengaku anggota keluarganya hilang, tapi saat pencocokan DNA, malah tidak sesuai.

"Jadi kita untuk DNA itu belum ada yang sama dengan Ega. Makanya kita sedang cek kembali," ujarnya.

Dia menambahkan, keluarga Ega di Bandung pun menyampaikan, hingga kini Ega tak kunjung pulang ke rumahnya. Namun, polisi akan tetap mencari Ega.

Kendati begitu polisi tetap mencari Ega karena dia satu dari tiga tersangka dalam kebakaran yang menewaskan puluhan orang tersebut. "Belum pulang juga katanya. Ini masih kami lidik, kami cari," katanya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement