Share

Setelah Bertemu Presiden Mesir, PM Hariri Akan Kembali ke Lebanon

Putri Ainur Islam, Okezone · Rabu 22 November 2017 02:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 22 18 1818208 setelah-bertemu-presiden-mesir-pm-hariri-akan-kembali-ke-lebanon-rqkpnWxKsI.jpg PM Lebanon Said al Hariri dan Presiden Mesir Abdel Fattah el Sisi saat pertemuan pada April. (Foto: Nile TV)

KAIRO - Said al Hariri, Perdana Menteri (PM) yang menyatakan pengunduran dirinya pada 4 November, bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al Sisi untuk melakukan pembicaraan dalam persidangan Kairo. Hal tersebut Hariri lakukan sebelum kembali ke Lebanon.

Hariri berada di Paris sejak Sabtu 18 November saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Hariri berjanji akan kembali ke Lebanon pada saat perayaan Hari Kemerdekaan Lebanon. Ia juga menyatakan bahwa akan mengklarifikasi posisinya.

Hariri tiba di Bandara Internasional Kairo, di mana dia diterima oleh Menteri Kesehatan Mesir, Duta Besar Lebanon untuk Kairo, dan Duta Besar Mesir untuk Beirut. Sesampainya, Hariri langsung pergi ke istana kepresidenan. Melalui akun Twitter-nya, Hariri mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan dilanjutkan dengan makan malam.

BACA JUGA: PM Lebanon Tunda Kepulangan untuk Kunjungi Dua Negara, Presiden Zimbabwe Ogah Lengser

"Said al Hariri tiba di Kairo pada Selasa malam dari Paris untuk bertemu dengan Presiden Sisi, dan dia dijadwalkan untuk kembali ke Lebanon pada Rabu," ungkap kantor berita negara MENA, dikutip oleh Reuters, Rabu (22/11/2017).

Presiden Sisi, mantan komandan militer yang menyatakan dirinya sebagai benteng pertahanan terhadap kelompok militan Islam, telah menekankan dukungannya kepada Arab Saudi dan Gulf Arab yang telah membantunya sejak penggulingan pemerintahan yang dipimpin oleh Ikhwanul Muslimin pada 2013.

Namun dia juga mengatakan bahwa Mesir tidak mempertimbangkan tindakan melawan Hizbullah meskipun Arab Saudi menuntut sanksi terhadap kelompok asal Lebanon tersebut. Presiden Mesir tersebut juga telah menerima telefon dari Macron dan Sekretaris Negara AS Rex Tillerson mengenai krisis tersebut.

BACA JUGA: Setelah Kunjungi Prancis, PM Lebanon Akan Bertolak ke Mesir

BACA JUGA: Pelukan Hangat Presiden Prancis Sambut Kedatangan PM Lebanon di Paris

Kepresidenan Mesir mengatakan bahwa Presiden Lebanon Michel Aoun, juga berbicara dengan Presiden Sisi untuk membahas sebuah perkembangan. Sisi dan Aoun menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas Lebanon dan juga menegakkan kepentingan nasional Lebanon.

Sekadar diketahui, pengunduran diri PM Lebanon Said al Hariri yang mengejutkan diumumkan dari Riyadh. Hal tersebut tentunya memicu krisis politik di pemerintahan pembagian kekuasaan di Lebanon. Hariri mengatakan bahwa dia harus mengundurkan diri karena adannya campur tangan dalam pemerintahan Lebanon oleh Iran dan Hizbullah, sebuah kelompok Syiah, yang merupakan bagian pemerintah. Berbeda dengan pendapat Hariri, Presiden Michel Aoun dan yang lainnya mengatakan bahwa alasan Hariri untuk mundur diperkirakan adalah paksaan dari pihak Arab Saudi.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini