Melakukan penyerangan terhadap masjid dinilai sebagai taktik dan strategi baru dari kelompok militan di Sinai yang biasanya menyerang tentara, polisi serta gereja-gereja Kristen. Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi telah mengutuk serangan ini serta menyatakan akan membalas para pelaku dan tak akan membiarkan mereka lepas dari hukuman.
"Apa yang terjadi adalah usaha untuk menghentikan upaya kita dalam memerangi terorisme. Serangan ini bertujuan untuk menghancurkan apa yang tersisa dari wilayah kita," terang Presiden el-Sisi.
Menyusul insiden ini, Pemeirntah Mesir memutuskan untuk menunda pembukaan perbatasan Rafah ke Gaza terkait masalah keamanan. Jalur penyeberangan itu akan dibuka 3 hari mendatang setelah masa berkabung di negeri piramid itu selesai.
(Rufki Ade Vinanda)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.