LONDON - Polisi Inggris gunakan burung elang untuk menurunkan drone (pesawat tanpa awak). Sejak musim semi, polisi akan memaksa pengendara untuk menurunkan drone, bila dipakai untuk kejahatan.
Penertiban drone dilakukan karena banyak digunakan untuk menyelundupkan narkoba, senjata dan telepon ke penjara. Petugas penjara sejauh ini telah mendapati setiap lima hari sekali, ada drone yang membawa narkoba ke dalam penjara.
Menteri Kehakiman Inggris, Sam Gyimah mengatakan kepada anggota parlemen: "Di Belanda mereka menggunakan elang untuk menghentikan pesawat tak berawak. Saya yakin kita akan menemukan solusi di Inggris yang akan lepas landas. "
Polisi Belanda telah menguji elang sejak 2015, dengan 100 petugas dilatih untuk menggunakan burung tersebut.
Juru bicara polisi, Dennis Janus mengatakan, "Ini adalah solusi berteknologi rendah untuk masalah hi-tech. Tak satu pun dari elang itu terluka dan tidak ada pesawat tak berawak yang bertahan," katanya seperti dikutip dari Mirror.
Di bawah RUU Drone, pemilik akan dilarang terbang di dekat bandara atau di atas 400ft.
Mereka juga harus mengikuti tes kesadaran keselamatan dan menggunakan aplikasi untuk merencanakan penerbangan. (feb)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.